Ini Kolab Anak Muda dan Warga, Terapkan Teknologi di Desa Energi Berdikari Pertamina

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 6 Juni 2025 | 14:30 WIB
Inovasi teknologi tepat guna dorong pertanian berkelanjutan di Desa Energi Berdikari Pertamina, dukung target net zero emission 2060. (Dok. Pertamina)
Inovasi teknologi tepat guna dorong pertanian berkelanjutan di Desa Energi Berdikari Pertamina, dukung target net zero emission 2060. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Perubahan besar tengah dirasakan Suyitno dan kelompok tani di Desa Mernek, Cilacap.

Sebelumnya, mereka hanya mengandalkan metode tradisional dalam bertani, termasuk proses pengeringan gabah yang sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Kini, melalui program Desa Energi Berdikari Pertamina, mereka telah berhasil menggunakan teknologi modern untuk meningkatkan hasil pertanian.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini Daftar Oleh-Oleh Haji yang Sebaiknya Tidak Dibawa Pulang

Dengan adanya alat pengering gabah bertenaga hibrida elpiji Bright Gas dan energi surya yang dinamakan Pinky Rudal, para petani tidak lagi tergantung pada matahari.

Alat ini memiliki kapasitas 5 ton dalam 8 jam pengeringan dan mampu meningkatkan hasil panen dari 2,5 ton menjadi 4 ton per hektar.

“Kami sampai terpaksa menolak orderan jika musim hujan. Karena saking banyaknya kelompok tani lain yang ingin memanfaatkan Pinky Rudal,” ujar Suyitno.

Baca Juga: KAI Beri Diskon 30% untuk Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi, Dorong Mobilitas dan Pemulihan Ekonomi

Inovasi tak berhenti sampai di situ. Warga Desa Mernek kembali dikenalkan dengan teknologi baru dari Adosistering, sebuah startup mahasiswa Telkom University yang memamerkan alat irigasi berbasis Internet of Things (IoT).

Inovasi ini didemonstrasikan langsung dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, disaksikan oleh Wakil Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya dan Asisten Deputi BUMN bidang TJSL, Edi Eko Cahyono.

“Alat irigasi berbasis Internet of Things ini mampu mengoptimalkan penggunaan air hingga 50 persen. Dan mengurangi penggunaan pupuk hingga 20 persen,” jelas Dewi, penggagas Adosistering.

Baca Juga: Dividend Yield Mencapai 10 Persen, PGN Salah Satu Emiten Energi dengan Imbal Hasil Tertinggi

Teknologi ini telah diuji di Desa Kedungbenda dan sukses menaikkan produksi tani hingga 30 persen.

Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, turut memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang ditampilkan dalam acara tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini