Keterlibatan Pertamina dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendekatan energi terbarukan turut menuai apresiasi dari masyarakat.
Salah satunya datang dari Muhammad Afyan, mahasiswa asal Pekanbaru yang turut hadir di CFD.
“Menurut saya, program-program terkait pangan yang diinisiasi Pertamina, memiliki tingkat sustainable yang tinggi, melalui upaya tersebut tentunya saya berharap ketahanan pangan Indonesia bisa semakin meningkat.
"Semoga upaya yang dilakukan Pertamina bisa meningkatkan ketahanan pangan negara Indonesia,” harapnya.
Melalui program DEB Ketahanan Pangan, Pertamina membuktikan bahwa akses energi terbarukan di desa dapat menciptakan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan kompetitif.
Dari telur ayam, sayur hidroponik, pupuk organik, hingga segelas susu yang diminum, semuanya merupakan hasil dari kolaborasi teknologi tepat guna, gotong royong masyarakat, dan aliran energi bersih yang tumbuh dari desa untuk Indonesia.***
Artikel Terkait
Pertamina Drilling Rayakan Ulang Tahun ke-17 dengan Komitmen Inovasi Berkelanjutan
Pertamina Luncurkan Wajah Baru Media Korporasi Website
Desa Energi Berdikari Pertamina NRE Dorong Ekonomi Nelayan Subang Lewat Olahan Limbah Ikan
Pertamina Bukukan Laba Rp49,5 Triliun di 2024, Kontribusi ke Negara Capai Rp401 Triliun
Perayaan HUT ke-17 Pertamina Drilling Digelar dengan Nuansa Sederhana dan Penuh Makna