Pertagas Gelar PIPES 2025, Ajang Dialog Para Pelaku Industri untuk Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 20 Juni 2025 | 06:00 WIB
Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 digelar oleh Pertagas pada Rabu (18/6) lalu. (Dok. Pertagas)
Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 digelar oleh Pertagas pada Rabu (18/6) lalu. (Dok. Pertagas)

 

Kabar BUMN - Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 yang digelar oleh PT Pertamina Gas, bagian dari Subholding Gas Pertamina, menjadi ajang strategis bagi para pelaku industri untuk berdialog dan berbagi pandangan.

Salah satu sorotan utama forum yang berlangsung Rabu (18/6) ini adalah Plenary Session II bertema “Balancing Market Needs and Strengthening National Energy Sovereignty”.

Sesi ini menghadirkan sejumlah pemain penting industri, antara lain PT INALUM, Mubadala Energi, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), serta Direktur Utama PT Pertamina Gas.

Baca Juga: Pertagas Gelar PIPES 2025: Perkuat Sinergi Energi Nasional yang Mandiri dan Berkelanjutan

Para pembicara menekankan pentingnya peran infrastruktur energi dan sinergi lintas sektor dalam memperkuat suplai gas domestik, demi mendukung kemajuan industri sekaligus mencapai kedaulatan energi nasional.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Gamal Imam Santoso, yang menjadi narasumber dalam sesi tersebut, menggarisbawahi peran penting Pertagas di sektor midstream untuk menjembatani ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan gas antarwilayah.

“Kami mengusung pendekatan tiga tahap integrasi: interkoneksi, integrasi, dan interoperability,” ujar Gamal.

Baca Juga: Pertamina Drilling dan Pertagas Bersinergi Kembangkan Teknologi CCS/CCUS untuk Dekarbonisasi

Ia menambahkan bahwa integrasi infrastruktur midstream merupakan penghubung vital antara potensi gas di sektor hulu dengan kebutuhan besar di sektor hilir.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar manfaat gas bumi tak hanya dirasakan oleh kawasan industri mapan, tapi juga menjangkau pusat-pusat pertumbuhan baru.

Pentingnya kesiapan jaringan midstream turut disampaikan oleh Wahyudin Sunarya, VP Marketing, Legal & Business Support HCML.

Baca Juga: Krakatau Steel dan Pertagas Perkuat Infrastruktur Pipanisasi BBM untuk Ketahanan Energi Nasional

Ia menekankan bahwa tanpa jalur transmisi yang memadai, pertumbuhan sektor hulu tidak akan optimal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini