PLN Kembali Dinobatkan Sebagai Perusahaan Utilitas Terbaik dalam Fortune Southeast Asia 500

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 20 Juni 2025 | 06:30 WIB
PLN kembali menempati posisi puncak dalam daftar bergengsi Fortune Southeast Asia 500 untuk sektor utilitas. (Dok. PLN)
PLN kembali menempati posisi puncak dalam daftar bergengsi Fortune Southeast Asia 500 untuk sektor utilitas. (Dok. PLN)

Dengan performa solid ini, PLN juga berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp17,76 triliun.

Baca Juga: Dorong Terciptanya Ekosistem Pesisir yang Lestari, PLN EPI Tingkatkan Wawasan Warga Bunton Kelola Mangrove

Tak hanya unggul di sektor utilitas, secara keseluruhan PLN berhasil menempati posisi ke-6 dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, yang memuat 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di kawasan.

“Capaian ini sejalan dengan visi PLN untuk menjadi bagian dari Top 500 Global Company.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan dukungan pemerintah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” tambah Darmawan.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola Berkelanjutan, PLN EPI Integrasikan ESG ke Seluruh Rantai Operasi

Asia Editor Fortune, Nicholas Gordon, turut menyoroti pentingnya posisi PLN dalam lanskap ekonomi kawasan.

Ia menyatakan bahwa kehadiran PLN dalam daftar peringkat atas mencerminkan signifikansi sektor energi di Asia Tenggara.

"Peringkat ke-6 berdasarkan pendapatan tahun ini adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca Juga: PLN Ajak Pegawai dan Masyarakat Aksi Bersih Sampah Serentak di 56 Lokasi untuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

"Peringkat ini menyoroti satu sektor penting dari daftar ini, yaitu energi, baik itu pemanfaatan sumber daya, pembangkitan listrik, maupun transmisi listrik sebagai sektor dominan dalam Southeast Asia 500, yang menyumbang hampir sepertiga dari total pendapatan daftar tersebut," kata Gordon.

Gordon juga mencatat dominasi Indonesia dalam daftar tahun ini dengan jumlah 109 perusahaan, mengungguli Thailand (100 perusahaan), Malaysia (92), Singapura (81), dan Vietnam (76).

Dengan pencapaian ini, PLN tak hanya menunjukkan ketangguhan sebagai perusahaan utilitas, tetapi juga memperkuat peran Indonesia dalam kancah ekonomi regional.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini