PLN Catat Kinerja Keuangan Terkuat dalam Sejarah, Siap Pacu Transisi Energi Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 23 Juni 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi Petugas PLN sedang melakukan pemeliharaan jaringan distribusi di wilayah Pedurungan, Semarang guna menjaga keandalan pasokan listrik untuk masyarakat. (Dok. PLN)
Ilustrasi Petugas PLN sedang melakukan pemeliharaan jaringan distribusi di wilayah Pedurungan, Semarang guna menjaga keandalan pasokan listrik untuk masyarakat. (Dok. PLN)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) mencetak kinerja keuangan impresif sepanjang 2024, dengan memperbaiki debt to equity ratio (DER) menjadi 38,02% dan meningkatkan consolidated interest coverage ratio (CICR) menjadi 3,71 kali.

Keberhasilan ini memperkokoh posisi PLN dalam mendukung ketahanan sistem ketenagalistrikan nasional sekaligus mengakselerasi strategi investasi jangka panjang.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi keuangan yang hati-hati serta efisiensi pengelolaan utang.

Baca Juga: Cetak Rekor Baru! PLN Indonesia Power Bukukan Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah Perusahaan

“Pencapaian rasio DER dan CICR yang sehat ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga kesehatan keuangan perusahaan di tengah dinamika global dan upaya transisi energi.

"Hal ini menjadi fondasi kuat bagi PLN dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Kinerja keuangan PLN juga tercermin dari arus kas operasional positif sebesar Rp75,4 triliun dan saldo kas akhir yang meningkat 20,6% menjadi Rp61,4 triliun.

Baca Juga: PLN Sukses Dukung Jakarta E-Prix 2025, Berjalan Lancar Tanpa Gangguan Listrik

Semua ini tak lepas dari strategi efisiensi menyeluruh yang dijalankan perusahaan, termasuk manajemen utang proaktif, pengendalian likuiditas melalui cash war, serta digitalisasi dan sentralisasi sistem pembayaran.

Salah satu program andalan dalam penguatan keuangan PLN adalah Cash War Room (CWR), yang mengintegrasikan pengelolaan anggaran, likuiditas, utang, dan valuasi aset.

Selain itu, PLN juga menggulirkan inisiatif strategis seperti spend control tower, centralized payment, dan centralized planning untuk meningkatkan efisiensi dan visibilitas keuangan.

Baca Juga: PLN Beri Diskon 50% Tiket Jakarta E-Prix 2025 Khusus Pembelian Lewat Aplikasi PLN Mobile

“Dengan pendekatan centralized payment, kami mampu mempercepat proses pembayaran, bahkan dapat dilakukan sebelum jatuh tempo.

"Hal ini berdampak langsung pada kesehatan finansial dan daya saing perusahaan,” jelas Darmawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini