Selain itu, program ini turut membuka ruang edukasi kesehatan bagi para abdi dalem dan keluarganya, mencakup pola hidup sehat dan deteksi dini penyakit tidak menular.
Baca Juga: Upcycle ala Pertamina Drilling: Seragam Bekas Jadi Produk Bergaya Lewat GUD X UBUKI
Lebih lanjut, Wisnu menyampaikan bahwa gelaran Mandiri Jogja Marathon tidak hanya menjadi agenda sport tourism semata, tetapi juga momentum untuk mengintegrasikan nilai-nilai sosial, budaya, dan ekonomi.
“Mandiri Jogja Marathon bukan hanya ajang lari, tapi juga bagian dari gerakan sosial.
"Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, kami ingin memperkuat peran Bank Mandiri dalam membangun Indonesia yang sehat dan berdaya saing,” tutup Wisnu.
Baca Juga: 5 Pantai Ramah Anak di Gunungkidul, Alternatif Tempat Liburan Sekolah yang Seru dan Ramah di Kantong
Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL secara konsisten dan terukur, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan ESG (Environmental, Social, and Governance).
“Mandiri Bakti Kesehatan” diharapkan menjadi inspirasi bagi korporasi lain dalam mengimplementasikan tanggung jawab sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.***
Artikel Terkait
Bank Mandiri Tebar Tiket Gratis LaLaLa Festival 2025 Lewat Program Tukar Livin’poin, Kouta Terbatas
Tebar Berkah Iduladha 1446 H, Bank Mandiri Sasar Pelosok hingga Daerah 3T
Bank Mandiri Raih Skor ESG AA dari MSCI, Bukti Nyata Akselerasi Transformasi Hijau
Mandiri Indonesia Open 2025 Siap Digelar, Bank Mandiri Kembali Hadir untuk Akselerasi Prestasi Golf Indonesia
Road to MJM 2025, Bank Mandiri Mantapkan Aksi Sosial-Lingkungan di Yogyakarta