Bank Mandiri Perkuat Komitmen Atasi Stunting di NTT Lewat Program Mandiri Sahabat Desa

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 24 Juni 2025 | 11:45 WIB
Melalui program Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri merangkul 200 keluarga risiko stunting yang tersebar di empat wilayah di NTT. (Dok. Bank Mandiri)
Melalui program Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri merangkul 200 keluarga risiko stunting yang tersebar di empat wilayah di NTT. (Dok. Bank Mandiri)

“Mandiri Sahabat Desa bukan sekadar program bantuan yang berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan namun memiliki fokus pada aspek penanggulangan prevalensi stunting dengan strategi jangka panjang yang menyasar fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk membangun generasi sehat dan produktif sejak dini.

Baca Juga: Jogja Siap Jadi Sorotan! Mandiri Jogja Marathon 2025 Hadirkan Ribuan Pelari dan Inisiatif Berkelanjutan

"Inisiatif ini menjadi penajaman dan pelengkap Program Makan Bergizi Gratis yang fokus pada anak sekolah berusia 6 hingga 12 tahun,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Senin (23/6).

Agar bantuan tersalurkan tepat sasaran, Bank Mandiri menggandeng relawan BKKBN sebagai Pendamping Keluarga (PK) untuk melakukan pemantauan langsung dan memberikan edukasi gizi kepada para penerima manfaat.

Selain fokus pada intervensi kesehatan, program ini juga menyertakan edukasi pengelolaan keuangan bagi peserta, sebagai bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam meningkatkan literasi finansial masyarakat desa.

Baca Juga: Road to MJM 2025, Bank Mandiri Mantapkan Aksi Sosial-Lingkungan di Yogyakarta

Program Mandiri Sahabat Desa sebelumnya juga telah hadir di berbagai daerah lainnya, seperti Kabupaten Keerom di Papua, Kota Palu di Sulawesi Tengah, dan Yogyakarta, masing-masing menyasar 200 keluarga rawan stunting.

“Dengan menyatukan intervensi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan dari program Mandiri Sahabat Desa, kami ingin membangun desa yang lebih kompetitif dan mandiri, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperluas program ini ke wilayah rawan stunting lainnya melalui pola kolaborasi dengan BKKBN ini,” tutup Leonardo.

Baca Juga: Mandiri Indonesia Open 2025 Siap Digelar, Bank Mandiri Kembali Hadir untuk Akselerasi Prestasi Golf Indonesia

Langkah ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri tidak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial melalui pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang konkret dan menyeluruh.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini