"Keberadaan Anjungan OOA diharapkan bisa mendukung peningkatan produksi Lapangan OO-OX yang dikelola PHE ONWJ."
Baca Juga: PTDI Gandeng Intercrus untuk Wujudkan Taksi Terbang Ramah Lingkungan di Indonesia
"Peningkatan produksi ini sejalan dengan visi Perusahaan untuk mensukseskan swasembada energi sesuai Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia," ujar Awang Lazuardi, Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi, Subholding Upstream Pertamina.
Taufan Marhaendrajana, Deputi Eksploitasi SKK Migas, menyampaikan, “Penyelesaian berbagai proyek migas yang strategis diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi minyak dan gas bumi nasional dengan mengkonversi cadangan menjadi produksi."
"Terutama dalam menahan laju penurunan alamiah produksi migas melalui berbagai aktivitas pemeliharaan dan pengembangan, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi.”
Baca Juga: Masih Dibuka! Magang di Bank BTN Batch 6 Cocok untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate
Dalam kesempatan yang sama, Rahmat Ali Hakim menegaskan arti penting proyek ini dalam mendukung ketahanan energi.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung target pemerintah dalam meningkatkan produksi migas secara bertanggung jawab, sekaligus beradaptasi dengan dinamika global yang menekankan keberlanjutan energi,” katanya.
Proyek ini melibatkan banyak elemen, termasuk rekayasa teknik, pengadaan, fabrikasi, instalasi anjungan, pemasangan pipa bawah laut, dan dukungan kapal berbendera Indonesia.
Baca Juga: 4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO
Semua kegiatan dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT Meindo Elang Indah, dengan standar keselamatan tinggi, baik di laut maupun di darat.
Dalam hal keberlanjutan, PHE ONWJ juga menyematkan inovasi ramah lingkungan dengan memasang panel surya berkapasitas 14,22 kW di Anjungan OOA untuk mendukung kebutuhan listrik.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen nyata untuk mengurangi emisi karbon serta mendorong penggunaan energi terbarukan di sektor migas.
Baca Juga: 4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO
General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menyampaikan bahwa penggunaan energi surya adalah bagian dari upaya operasional berkelanjutan.
Artikel Terkait
PHE Gandeng Sinopec dalam Studi CEOR untuk Tingkatkan Ketahanan Energi Nasional
PHE OSES Fasilitasi Nelayan Kepulauan Seribu Olah Limbah Menjadi Berkah
Jalur Pipa Bawah Laut Diperbarui, PHE ONWJ Rampungkan Proyek Strategis
PHE Kian Produktif, Produksi Migas Melonjak 5% dalam Tiga Tahun Terakhir, Sukseskan Swasembada Energi Sesuai Visi Asta Cita Presiden
Produksi Migas PHE Tembus 1 Juta Barel per Hari, Laba Bersih Naik Tajam Sepanjang 2024