Blok Cepu sendiri merupakan wilayah Kontrak Kerja Sama (KKS) yang mencakup Kabupaten Blora di Jawa Tengah serta wilayah Bojonegoro dan Tuban di Jawa Timur.
Baca Juga: Ada Diskon 50%, Tiket Kapal PELNI Kini Bisa Dibeli di Aplikasi MyTelkomsel
PT Pertamina EP Cepu memegang 45% Participating Interest (PI), sedangkan ExxonMobil Cepu Limited menguasai 45% dan bertindak sebagai operator. Sementara itu, 10% sisanya dimiliki oleh BUMD melalui Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu.
Blok ini menjadi salah satu aset minyak paling strategis di Indonesia karena menyumbang lebih dari seperempat dari total produksi minyak nasional.
Acara peresmian produksi tambahan 30 ribu barel dari Blok Cepu turut dihadiri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan, dan President of ExxonMobil Indonesia Wade Floyd. ***
Artikel Terkait
Pertamina Drilling Selenggarakan Uji Emisi Kendaraan dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup 2025
Pertamina Hulu Indonesia Tunjukkan Performa Cemerlang di 2024, TRIR Terendah dalam 5 Tahun
Pertamina Drilling Rayakan Hari Lingkungan Hidup 2025 Lewat “Sustainability Talk”
PHR Selesaikan Misi Pertamina LCLP 2025, Saatnya Pemuda Lokal Jadi Penggerak Perubahan
Presiden Prabowo Resmikan Bali International Hospital, Pertamina Bangun Fasilitas Kesehatan Bertaraf Global