ASDP dan Pelindo Hadirkan Vending Machine UMK untuk Dorong Ekonomi Inklusif di Pelabuhan Ajibata

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 1 Juli 2025 | 17:30 WIB
ASDP dan Pelindo luncurkan vending machine UMK di Pelabuhan Ajibata untuk dukung UMKM lokal lewat ekosistem digital yang inklusif dan modern. (Dok. ASDP)
ASDP dan Pelindo luncurkan vending machine UMK di Pelabuhan Ajibata untuk dukung UMKM lokal lewat ekosistem digital yang inklusif dan modern. (Dok. ASDP)

“Kami tak hanya mendukung penjualan, tetapi juga peningkatan kualitas. Produk UMKM harus premium, aman, dan berbasis bahan organik, agar siap masuk ke pasar lebih luas termasuk marketplace,” ujar Jodi.

Baca Juga: Perkuat Kolaborasi Sektor Perbenihan, PT Sang Hyang Seri Jalin Sinergi Strategis dengan BBRMP Tanaman Padi

Jodi menegaskan bahwa program ini tidak berhenti hanya di Ajibata dan Labuan Bajo.

“Kami akan kembangkan vending machine UMK di pelabuhan-pelabuhan lain agar semakin banyak pelaku usaha lokal yang merasakan manfaat langsung dari ekosistem BUMN,” katanya.

Dari Kementerian BUMN, Asisten Deputi Bidang TJSL Eko Edi Cahyono turut menyampaikan bahwa program vending machine UMK merupakan perwujudan dari mandat BUMN untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga: Isi Waktu Libur Sekolah di Kebumen, Rekomendasi 6 Tempat Wisata untuk Dijelajahi

“Kami melihat UMKM sebagai sektor yang perlu ekosistem berkelanjutan, mulai dari pembinaan, akses pasar, hingga digitalisasi,” ujarnya.

Eko Edi juga menjelaskan bahwa dua lokasi awal vending machine ini akan menjadi acuan dalam pengembangan berikutnya.

“Data penjualan dan minat konsumen akan kami pelajari untuk strategi pembinaan selanjutnya. Program ini harus berdampak, bukan seremonial semata,” katanya.

Baca Juga: Elnusa Dorong Layanan Arsip Modern Lewat Anak Usaha Sigma Cipta Utama

Sebelumnya, ASDP telah mulai menerapkan vending machine UMK sejak tahun 2024 di Kantor Pusat dan Cabang Merak.

Selain itu, ruang promosi untuk produk UMKM juga tersedia di Kawasan Marina Labuan Bajo dan di atas kapal penyeberangan milik ASDP sebagai dukungan konkret kepada pelaku usaha kecil.

Kolaborasi antar BUMN, transformasi digital, dan keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil membuktikan bahwa pelabuhan kini berfungsi lebih dari sekadar tempat logistik. ASDP menghadirkan pelabuhan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. ***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler