Koordinator TKBM Terminal Kijing, Are Sunaryo, menambahkan pentingnya kedisiplinan dalam bekerja di area pelabuhan.
“Kedisiplinan adalah kunci. Prosedur sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita patuh dan konsisten menjalankannya,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan KSOP Kelas I Pontianak sebagai pembina TKBM menegaskan bahwa penggunaan APD dan kepatuhan terhadap regulasi perusahaan bukan hanya kewajiban, tapi bentuk perlindungan diri yang paling dasar.
Menambah perspektif, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah, Ismi Fairuzzabadi dan Grasela Anggreni, hadir sebagai narasumber.
Keduanya menekankan pentingnya penerapan prinsip K3 dalam industri pelabuhan yang sarat risiko dan padat aktivitas fisik.
Melalui kegiatan ini, PTP Nonpetikemas ingin membangun ekosistem pelabuhan yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga unggul dalam aspek keselamatan kerja dan kesejahteraan SDM-nya.
Terminal Kijing, yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Agustus 2022, telah berkembang menjadi pusat aktivitas pelabuhan internasional yang strategis di wilayah Kalimantan Barat.
Baca Juga: Obelix Sea View Suguhkan Banyak Pertunjukan di Bulan Juli 2025, Ini Jadwalnya!
Sejak peresmian, pelabuhan ini mencatat peningkatan signifikan, termasuk lonjakan kunjungan kapal dan arus barang serta terus memperkuat kontribusinya terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pengelolaan bongkar muat kargo proyek di Terminal Kijing.***
Artikel Terkait
Total 43 Posisi, BUMN PT Pelindo Terminal Petikemas Buka Lowongan Magang Besar-besaran untuk Mahasiswa Tingkat Akhir
Di Tengah Mogok Kerja JPT, Pelindo Terminal Petikemas Sukses Menjaga Operasional Pelabuhan Merauke Berjalan Normal
Program HiPO, Langkah Proaktif PTP Non Petikemas untuk Memperkuat Kompetensi SDM Multipurpose
Pelindo Terminal Petikemas Laporkan Peningkatan Arus Peti Kemas Internasional Tahun 2024
Berbagi Ramadan 2025, PTP Non Petikemas Bagikan Ratusan Sembako, Takjil, dan Santunan Anak Yatim