Restrukturisasi Jadi Langkah Strategis Garuda Indonesia Perkuat Kinerja dan Kepemimpinan Baru

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 2 Juli 2025 | 19:30 WIB
Garuda Indonesia tetapkan susunan pengurus baru dan restrukturisasi kinerja dalam RUPSLB 2025 sebagai langkah transformasi bisnis jangka panjang. (Dok. Garuda Indonesia)
Garuda Indonesia tetapkan susunan pengurus baru dan restrukturisasi kinerja dalam RUPSLB 2025 sebagai langkah transformasi bisnis jangka panjang. (Dok. Garuda Indonesia)

Kabar BUMN — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mengambil langkah signifikan dalam upaya transformasi bisnisnya.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin (30/6), sebanyak 74,29 persen pemegang saham telah menyetujui agenda restrukturisasi penyehatan kinerja perseroan.

Keputusan ini dianggap sebagai momen krusial untuk memperkuat arah transformasi menyeluruh perusahaan.

Baca Juga: 5 Fakta Menakjubkan tentang Hutan Amazon yang Jarang Diketahui

Dalam rapat tersebut, turut disetujui juga perubahan dalam jajaran manajemen. Pergantian ini dipandang penting guna mempercepat transformasi jangka menengah hingga panjang yang tengah ditempuh perusahaan.

Penyesuaian struktur pengurus dinilai perlu agar Garuda Indonesia tetap adaptif menghadapi dinamika industri penerbangan yang makin kompetitif.

Kementerian BUMN RI mengusulkan nama-nama baru yang diangkat dalam jajaran direksi dan komisaris.

Baca Juga: Jumlah Penumpang KA Bandara Naik Tajam di Semester Pertama 2025, Capai 3,4 Juta Orang

Eksitarino Irianto ditunjuk sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service, Reza Aulia Hakim sebagai Direktur Niaga, Dani Haikal Irawan sebagai Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai Direktur Teknik, dan Mawardi Yahya sebagai Komisaris Independen.

Sementara itu, Enny Kristiani, Ade R. Susardi, Tumpal Manumpak Hutapea, Rahmat Hanafi, Prasetio, dan Timur Sukirno diberhentikan dengan hormat dari jabatannya.

Susunan terbaru kepengurusan Garuda Indonesia setelah RUPSLB 2025 adalah sebagai berikut: Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dijabat Fadjar Prasetyo, dengan anggota Komisaris lainnya Glenny Kairupan, Chairal Tanjung, dan Mawardi Yahya.

Baca Juga: Apresiasi untuk Anak PMI: PIEP dan KBRI Kuala Lumpur Gelar Wisuda Sanggar Bimbingan

Sementara posisi Direktur Utama dipegang oleh Wamildan Tsani Panjaitan, dengan Dani Haikal Irawan sebagai Direktur Operasi, Reza Aulia Hakim sebagai Direktur Niaga, Mukhtaris sebagai Direktur Teknik, dan Eksitarino Irianto sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service.

Direktur Utama Wamildan Tsani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran direksi yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini