Selain energi surya, Pertamina juga mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Program InJourney Hospitality House Raih Penghargaan Platinum TJSL & CSR Award 2025
Total kapasitas terpasang mencapai 1.877,5 megawatt (MW), dengan kontribusi produksi listrik dari panas bumi mencapai 4.827,22 gigawatt hour (GWh) per tahun.
Hal ini menjadikan Pertamina sebagai pemain utama dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina terus mendorong berbagai program yang mendukung pencapaian target net zero emission pada tahun 2060.
Baca Juga: TASPEN Imbau Peserta Pensiun Rutin Lakukan Autentikasi, Pembayaran Bisa Ditunda Jika Lalai
Seluruh inisiatif yang dijalankan Pertamina berkontribusi langsung pada upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan diterapkan secara menyeluruh melalui prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam setiap lini bisnis dan operasional perusahaan. ***
Artikel Terkait
Inklusif dan Mendunia, Pertamina Ajak Sahabat Difabel ke World Expo 2025 Osaka
Konsisten Bangun Strategi Komunikasi di Era Digital, Pertamina EP Cepu Kembali Raih Penghargaan Bergengsi
Pertamina Hulu Kalimantan Timur dan Damkar Marangkayu Latih Warga Tangani Kebakaran
Eksplorasi Migas di Sorong: Pertamina EP Regional Indonesia Timur Bor Sumur BIT-001 untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
Rig 1.500 HP Dikerahkan, Pertamina Drilling Tajak Sumur Eksplorasi di Papua Barat Daya