Terang Baru di Pulau Terpencil Sangihe, PLN Hadirkan Listrik Tenaga Surya

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 3 Juli 2025 | 18:00 WIB
PLN hadirkan PLTS di Pulau Lipang dan Laotongan, Sangihe. Listrik kini menyinari 180 rumah, dukung pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. (Dok. PLN)
PLN hadirkan PLTS di Pulau Lipang dan Laotongan, Sangihe. Listrik kini menyinari 180 rumah, dukung pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. (Dok. PLN)

Rasa syukur juga disampaikan Alfret Salatang, seorang nelayan dari Pulau Laotongan, yang merasakan langsung dampak kehadiran listrik terhadap penghasilan keluarganya.

Baca Juga: PHE Dorong Produksi Migas Nasional, Perlu Sinergi Berbagai Pihak

"Dulu kita cuma bisa tangkap ikan sebanyak 15-20 kilo, karena harus langsung habis dimakan atau dijual."

"Tapi setelah adanya listrik, kita bisa gunakan kulkas, bisa tambah hasil tangkapan untuk disimpan dan dijual jadi pendapatan juga bertambah," ucap Alfret.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, turut menyampaikan apresiasinya atas hadirnya energi bersih ini. Menurutnya, kehadiran listrik membawa dampak signifikan terhadap peningkatan akses layanan publik.

Baca Juga: Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Bulan Juli 2025, Adakah Hari Libur Nasional?

"Sebelum adanya listrik, kami sangat terbatas dalam segala hal. Tetapi setelah hadirnya listrik, pertama nelayan kami bisa menyimpan hasil tangkap perikanannya. Kedua, anak-anak kami bisa belajar di waktu malam. Ketiga, kesehatan kami, secara teknologi juga bisa dinikmati," ujar Michael.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah terluar.

Ia menyampaikan bahwa PLN menjunjung tinggi prinsip swasembada dan keadilan energi sebagaimana visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: PLN Terima Penghargaan Literasi Nusantara 2025 atas Kontribusinya dalam Pemerataan Listrik dan Pendidikan

"PLN berkomitmen untuk menghadirkan listrik bersih dan andal untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia," ujar Darmawan.

Sementara itu, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menjelaskan bahwa PLTS di Lipang dan Laotongan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi tantangan medan geografis wilayah tersebut.

Tak hanya membangun pembangkit, PLN juga menyiapkan infrastruktur distribusi agar listrik bisa dinikmati secara merata.

Baca Juga: Pertamina dan ACWA Power Bersinergi Kembangkan Energi Bersih untuk Skala Global

"Agar suplai listrik untuk masyarakat Pulau Lipang dan Pulau Laotongan terus andal, kami juga membangun 1,62 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 2,32 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR) serta 3 buah trafo distribusi dengan total kapasitas 150 kilovolt ampere (kVA) yang menghubungkan listrik dari PLTS ke pelanggan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini