Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kemenparekraf/Badan Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, beserta jajaran pejabat Kemenparekraf dan perwakilan dari Pemerintah Kota Depok.
Baca Juga: Konsisten di Jalur Berkelanjutan, Bank Mandiri Borong Penghargaan FinanceAsia Awards 2025
Tidak hanya menghadirkan narasumber berkualitas, Bank Mandiri juga turut menyusun materi pelatihan layanan keuangan dan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan peserta, serta memberikan pendampingan pasca pelatihan.
“Perkembangan ekosistem industri kreatif di kota Depok menunjukkan perkembangan yang signifikan, di mana diharapkan pelaku UMKM ekonomi kreatif tersebut dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di kota Depok,” ujar Rizki.
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi multipihak dalam memperkuat fondasi industri kreatif nasional, sekaligus berkontribusi pada pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Koperasi Desa Melalui Sinergi dengan Kemenko Pangan
Setelah sukses di Depok, pelatihan serupa telah lebih dulu digelar di Surabaya dan akan berlanjut ke Yogyakarta dengan target total 210 pelaku usaha kreatif yang mendapatkan pembekalan bisnis dari Bank Mandiri.***
Artikel Terkait
Bank Mandiri Tawarkan Penukaran Livin’poin Spesial untuk Samsung Galaxy S25 Edge, Cuma Butuh Segini!
Konsisten di Jalur Berkelanjutan, Bank Mandiri Borong Penghargaan FinanceAsia Awards 2025
Mandiri Jogja Marathon 2025 Dongkrak Konsumsi Lokal, Bank Mandiri Dorong Sport Tourism sebagai Motor Ekonomi Daerah
Bank Mandiri Luncurkan e-Money Edisi Tahilalats Zodiak, Koleksi Lucu yang Bisa Dipakai Sehari-hari
Unik dan Fungsional! Kartu e-Money Tahilalats Zodiak dari Bank Mandiri Masih Bisa Diserbu!