Proyek SSF ini ditargetkan mampu menambah cadangan minyak yang signifikan di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan.
Baca Juga: Isi BBM Bisa Bawa Rezeki! MyPertamina Tebar Hadiah 2025 Masih Berlangsung, Yuk Ikutan!
Selain berdampak pada kuantitas produksi, kegiatan ini juga memperkokoh kemandirian energi nasional melalui teknologi formulasi dan blending yang seluruhnya dikembangkan secara domestik.
Werry Prayogi, Direktur Utama PTPL, mengungkapkan bahwa peran PTPL dalam proyek ini menjadi bukti sinergi operasional antar anak usaha dalam Grup Pertamina.
“Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan PHR kepada PTPL untuk mendukung eksekusi teknis formula PHR24. Ini menjadi kontribusi kami dalam mendukung keberhasilan proyek CEOR PHR dengan mengedepankan kualitas dan ketepatan operasional,” jelasnya.
Baca Juga: Tetap Produktif Saat Liburan Sekolah, Ini 7 Aktivitas Seru yang Bermanfaat untuk Anak
Capaian injeksi perdana ini menandai keberhasilan kolaborasi di lingkungan Pertamina Group, khususnya dalam mengembangkan teknologi migas terintegrasi yang berbasis pada kemampuan lokal.
Ini juga menjadi simbol penting dari transformasi inovasi teknologi energi nasional.
Proyek CEOR PHR menjadi salah satu upaya PT Pertamina Hulu Rokan untuk memaksimalkan produksi minyak dari Blok Rokan dengan pendekatan injeksi bahan kimia ke dalam reservoir. Langkah ini menunjukkan keseriusan PHR dalam meningkatkan ketahanan energi melalui teknologi yang terus berkembang. ***
Artikel Terkait
10 UMKM Binaan Pertamina Menembus Pasar Jepang Lewat World Expo Osaka 2025
Inovasi Perwira Pertamina Dorong Ketahanan Energi Lewat Injeksi Perdana Surfactant PHR 24
Pertamina Kenalkan Batik Karya Difabel ke Dunia Lewat World Expo 2025 di Jepang
Pertamina Regional Indonesia Timur Borong Tiga Penghargaan AREA 2025 Berkat Komitmen pada ESG
Pertamina Raih Penghargaan Khusus ESG 2025, Komitmen Nyata Menuju Energi Berkelanjutan