“Kami melihat biochar sebagai salah satu inovasi penting untuk mengatasi degradasi tanah dan mendukung pertanian rendah emisi karbon. Kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju penelitian bersama serta implementasi nyata di lapangan,” ujarnya.
Baca Juga: Menikmati Alam Tropis Karimunjawa, Tambah Keseruan Libur Sekolah dengan Beragam Kegiatan
Melalui MoU ini, SHS dan ABII sepakat untuk menyusun langkah-langkah lanjutan dalam bentuk peta jalan kolaborasi.
Rencana tersebut akan meliputi studi kelayakan, pengujian di lapangan, dan pembentukan model bisnis biochar untuk mendukung petani binaan serta membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh secara nasional.
Sebagai informasi, biochar adalah bahan karbon yang diperoleh dari pembakaran biomassa seperti limbah pertanian dengan kadar oksigen terbatas.
Baca Juga: Magang di Divisi Human Capital PT Patra Jasa, Kesempatan Berharga Buatmu yang Baru Lulus!
Biochar mengandung karbon hingga 90% dan memiliki kemampuan tinggi untuk menyimpan karbon dalam jangka panjang tanpa efek negatif.
Selain itu, sifat fisik dan kimia biochar mendukung kesuburan tanah, memperbaiki kemampuan retensi air, dan menunjang aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan. ***
Artikel Terkait
Sinergi Kuat! PT Sang Hyang Seri Gandeng KTNA Nasional Genjot Produksi & Distribusi Benih Tanaman Pertanian
Implementasi Standar Global, PT Sang Hyang Seri Lakukan Pelatihan ISO 9001:2015
Kesiapan PT Sang Hyang Seri sebagai Penyedia Benih Nasional Ditinjau Langsung Oleh Komisaris Utama ID FOOD
Perkuat Kolaborasi Sektor Perbenihan, PT Sang Hyang Seri Jalin Sinergi Strategis dengan BBRMP Tanaman Padi
Kunjungan Ketua DPR RI Titiek Soeharto ke PT Sang Hyang Seri, Dorong Kebangkitan Benih Unggul Nasional