Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, yang mewakili Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh insan PLN dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju kemandirian energi nasional.
Baca Juga: Banjir Tak Meredam Semangat, Pertamina Hadir Membantu Mataram Bangkit
“Apresiasi ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mendorong transisi energi."
"Upaya kita tidak hanya untuk menurunkan emisi karbon dan mencapai Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Adi.
Adi juga menekankan bahwa PLN siap mengimplementasikan RUPTL 2025–2034 yang menetapkan target porsi EBT sebesar 61% (42,6 GW), termasuk pembangunan kapasitas tambahan melalui teknologi Battery Energy Storage System (BESS) dan PLTA Pumped Storage sebesar 10,3 GW.
Baca Juga: ITDC Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kota Mataram
“Sebagai motor transisi energi nasional, kami akan menjalankan RUPTL hijau secara masif dan terintegrasi. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk bergerak lebih cepat."
"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi bersama PLN dalam mewujudkan masa depan energi Indonesia yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Adi. ***
Artikel Terkait
Terang Baru di Pulau Terpencil Sangihe, PLN Hadirkan Listrik Tenaga Surya
Lanjutkan Program PLN NP Class, PLN NP Perpanjang Kolaborasi dengan Pemprov Jatim Hingga Lima Tahun ke Depan
PLN Mulai Proyek Gasifikasi di Nias, Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi
Indonesia Best Electricity Award 2025, PLN Indonesia Power Meraih Enam Penghargaan Bergengsi
PLN Indonesia Power Sabet Banyak Penghargaan di IBEA 2025, Bukti Nyata Inovasi dan Komitmen Energi Hijau