"Khusus untuk Banyumas, kami memilih wilayah ini karena merupakan sentra produksi beras dengan kualitas baik, sehingga kami ingin memberdayakan UMKM lokal yang bergerak di bidang perberasan sebagai mitra BULOG,” tambah Sudarsono.
Baca Juga: BULOG dan Pemkab Kukar Pastikan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Kurban di Wilayah IKN
Sebagai bagian dari komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, BULOG juga akan memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para penerima manfaat.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas usaha dan mendukung keberlangsungan RPK sebagai kanal distribusi pangan di tengah masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari indikator kinerja utama (TJSL KPI) BULOG yang dinilai oleh Kementerian BUMN melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI) untuk memastikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata serta terukur.
Melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan dukungan konkret terhadap UMKM, BULOG berharap program ini bisa menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Tak hanya itu, inisiatif ini juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus ikut menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di tingkat regional.***
Artikel Terkait
BULOG Tegaskan Komitmen Jadi Offtaker Petani di Hadapan Wamen BUMN, Serapan Gabah Jatim Tembus 500 Ribu Ton
BULOG dan Pemkab Kukar Pastikan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Kurban di Wilayah IKN
Perayaan HUT ke-58 BULOG: Momen Apresiasi dan Refleksi atas Kontribusi untuk Negeri
Edukasi Seru BULOG, Anak SD Menyusuri Jejak Beras dari Ladang ke Meja Makan
Kementerian BUMN Resmi Mengganti Direktur Utama Perum BULOG