Pertamina EP Pacu Produksi Migas di Lapangan Akasia Bagus Demi Kemandirian Energi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 11 Juli 2025 | 09:30 WIB
Pertamina EP percepat produksi migas di Lapangan Akasia Bagus demi wujudkan kemandirian energi, dengan target 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD. (Dok. Pertamina)
Pertamina EP percepat produksi migas di Lapangan Akasia Bagus demi wujudkan kemandirian energi, dengan target 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD. (Dok. Pertamina)

Melalui kreativitas dan intuisi kawan-kawan pekerja, ternyata menghasilkan jauh lebih besar daripada apa yang diprediksi di awal. Kami memohon doa dan dukungannya agar proyek ini segera terselesaikan dengan baik," terang Arifin.

Baca Juga: Setelah Terkendala, Konektivitas ke Pulau Enggano Kini Kembali Terhubung

Sementara itu, Awang Lazuardi menegaskan bahwa tujuan utama MWT ini adalah memastikan seluruh aspek budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) diimplementasikan secara optimal.

Ia juga menyampaikan harapannya atas kelancaran proyek ini. "Kita harap bulan depan project ini sudah onstream, sehingga kita dapat memonetisasi cadangan gas di lapangan Akasia Bagus dan berkontribusi pada peningkatan produksi migas Indonesia."

"Dan tentunya dengan kolaborasi yang baik, pengembangan stage 2 dari lapangan ini juga dapat diakselerasi," harapnya.

Baca Juga: GDPS Butuh Assessor Berpengalaman, Cek Syarat Lengkapnya!

Oki Muraza turut menyampaikan dukungannya atas proyek ini agar berjalan lancar dan segera dilanjutkan ke tahap berikutnya.

"Kami mendukung penuh agar kapasitas produksi di seluruh lingkungan Pertamina, khususnya di lingkungan Subholding Upstream dapat meningkat," ujarnya.

Lapangan Akasia Bagus yang dikelola oleh Pertamina EP Regional Jawa Subholding Upstream dikembangkan berdasarkan rencana Plan of Development (POD) yang disetujui sejak 27 Desember 2017.

Baca Juga: Tukar Poin Telkomsel Kamu Jadi Mobil, Motor, atau HP Selama Juli 2025

Proses pengembangan dilakukan dalam dua tahap, yaitu Stage 1 dan Stage 2, untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD menjadi 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD.

Pertamina EP melalui Regional Jawa terus berkomitmen untuk mencapai target produksi yang telah ditetapkan, serta mendukung upaya pemerintah dalam meraih kemandirian energi sesuai visi Asta Cita.

Dalam pengelolaan bisnis hulu migas, PHE juga mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan ini tetap menjunjung tinggi integritas dengan prinsip Zero Tolerance on Bribery, termasuk penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah sesuai dengan standar ISO 37001:2016. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini