Hutama Karya Siap Bangun Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan–Pulau Laut, Pacu Konektivitas IKN dan KEK Batulicin

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 11 Juli 2025 | 16:30 WIB
Hutama Karya siap membangun Jembatan penghubung Pulau Kalimantan–Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. (Dok. Hutama Karya)
Hutama Karya siap membangun Jembatan penghubung Pulau Kalimantan–Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. (Dok. Hutama Karya)

Proyek ini diharapkan memberi dampak ekonomi besar bagi kedua pulau, terutama dalam memperlancar sektor logistik pertambangan batubara dan material tanah, serta memperkuat perdagangan antar pulau berkat akses yang lebih cepat, murah, dan tersedia setiap waktu.

Baca Juga: Hutama Karya Garap Proyek Irigasi di Aceh dan Riau, Dorong Swasembada Pangan 2025

Tak hanya itu, proyek ini juga membuka lapangan kerja bagi ratusan tenaga lokal.

“Kami berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui sistem Community Partnership Program (CPP) melalui perekrutan tenaga lokal hingga subkontrak UMKM lokal seperti catering, penginapan, dan keamanan.

"Program pelatihan on site dan sertifikasi kompetensi juga akan dilaksanakan bekerjasama dengan BPSDM Kementerian PU untuk operator alat berat, rigging, dan keselamatan kerja,” tambah Adjib.

Baca Juga: Hutama Karya Bersama Dishub Tindak 75 Truk ODOL di Lima Ruas Tol Selama Operasi Gabungan

Dalam aspek keselamatan kerja, Hutama Karya akan menerapkan standar SNI Jembatan dan SNI 1725 untuk antisipasi terhadap beban gempa, angin, dan gelombang, dengan sistem manajemen K3 yang ketat.

Komitmen terhadap lingkungan juga ditunjukkan melalui pengelolaan material secara aman, tanpa membuang limbah ke laut, serta penempatan bahan berbahaya di darat.

Studi geoteknik melalui bor laut akan dilakukan secara teliti dan pelaksanaan proyek disesuaikan dengan musim gelombang tinggi dan badai tropis.

Baca Juga: Berdayakan UMK Secara Nyata, Hutama Karya Tuai Penghargaan Nasional TJSL

Pembangunan jembatan ini akan memperkuat rekam jejak Hutama Karya yang sebelumnya sukses menangani proyek besar seperti Jembatan Pulau Balang dan Jembatan Suramadu.

Dukungan dari pemerintah daerah juga mengalir deras.

Berdasarkan Laporan Hasil Analisis Kajian Sistemik Pengawasan Pelayanan Publik OMBUDSMAN RI (2022–2024), Bappeda dan Dinas PUPR Kabupaten Kotabaru serta Tanah Bumbu menyatakan bahwa jembatan ini menjadi prioritas infrastruktur daerah dan masuk dalam program konektivitas gerbang logistik Kalsel, sejalan dengan pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan KEK Batulicin.

Baca Juga: Tol Padang–Sicincin Disambut Antusias Warga, Hutama Karya Catat 139 Ribu Kendaraan Melintas dalam 18 Hari Pertama

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat kedua pulau, bukan hanya akses transportasi, tetapi juga pertumbuhan ekonomi lokal di sektor logistik, ritel, dan pariwisata,” tutup Adjib.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini