Inklusivitas menjadi nilai utama yang diusung Muria Batik Kudus.
Baca Juga: Seribu Senyum di Hari Minggu, Anak Pengemudi Ojek Terima Seragam dari Pertamina
Di tempat ini, penyandang disabilitas, anak-anak berkebutuhan khusus, hingga lansia turut diberikan ruang untuk berkarya.
Saat ini, Muria Batik Kudus menjadi aggregator bagi 10 UMKM, menggandeng delapan disabilitas, serta menjadi lokasi magang bagi siswa SMK berkebutuhan khusus di Kudus.
Mayoritas UMKM yang tergabung berasal dari sektor industri kreatif dan tekstil.
Baca Juga: Pertamina Raih Penghargaan Tertinggi atas Jumlah Permohonan Paten Terbanyak
Atas dedikasinya, Yuli menerima hibah alat produksi senilai Rp70 juta dari PT Pertamina (Persero) melalui Pertapreneur Aggregator 2024.
Tak hanya itu, Muria Batik Kudus menyabet dua gelar sekaligus: Juara 3 dan Pemenang Kategori Pemberdaya Inklusif.
Pengalaman mengikuti program tersebut diakui Yuli sangat berharga.
Baca Juga: Pertamina Wujudkan Mimpi Jurnalis TVRI Kaltim Belajar ke London Usai Menang AJP 2024
Ia mendapat banyak ilmu untuk mengembangkan usahanya, mulai dari strategi bisnis hingga membangun kolaborasi dengan UMKM lain.
Ia pun menargetkan untuk merangkul 10 hingga 15 UMKM tambahan ke dalam ekosistem Muria Batik Kudus.
Selain itu, Yuli juga menerima alat pengolah limbah yang membuat proses produksinya lebih efisien dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Korea, Bawa 152 Produk Lokal di Korea Import Fair 2025
Jika sebelumnya limbah diolah secara manual dan memakan waktu lama, kini prosesnya jauh lebih cepat dan tidak mencemari lingkungan.
Artikel Terkait
Pertamina Raih Penghargaan Tertinggi atas Jumlah Permohonan Paten Terbanyak
Seribu Senyum di Hari Minggu, Anak Pengemudi Ojek Terima Seragam dari Pertamina
Perwira Pertamina dan AI Accelerate Hadirkan Solusi Visual AI untuk UMKM
Sambut Tahun Ajaran Baru, Pertamina Bagi-Bagi Seragam Lewat SESAMA
From Zero to Hero, Inovator Muda Ungkapkan Dampak Besar Mengikuti Pertamuda Pertamina