Jalan Tol Kutepat Jadi Kunci Majukan Pariwisata Danau Toba, Seksi 4 Hampir Rampung

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 18 Juli 2025 | 16:00 WIB
Tol Kutepat Seksi 4 hampir rampung! Hamawas targetkan fungsional Natal 2025, percepat akses ke Danau Toba dan dorong ekonomi daerah. (Dok. Hutama Karya)
Tol Kutepat Seksi 4 hampir rampung! Hamawas targetkan fungsional Natal 2025, percepat akses ke Danau Toba dan dorong ekonomi daerah. (Dok. Hutama Karya)

“Keterlibatan masyarakat setempat tidak hanya penting untuk menjaga identitas budaya di kawasan tersebut, tetapi juga untuk memastikan manfaat ekonomi dari pariwisata dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar,” tutup Direktur Utama Hamawas Dindin Solakhuddin.

Baca Juga: Dibutuhkan Security di Menara PNM Jakarta Selatan, Syarat Pendidikan Minimal SMA Sederajat, Lamaran Dikirim ke PT MUM

Keberadaan Seksi 4 Jalan Tol Kutepat tidak hanya akan mendorong pariwisata, tetapi juga menjadi pendorong efisiensi logistik dan perkembangan kawasan industri di Sumatera Utara.

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (UGG), Azizul Kholis, menilai keberlanjutan tol ini penting bagi kemajuan Toba Caldera sebagai destinasi wisata dunia.

“Jika tidak didukung oleh pembangunan infrastruktur, para wisatawan akan kesulitan menuju kawasan pariwisata, khususnya Danau Toba,” ujar Azizul.

Baca Juga: 5 Kuliner Pedas Khas Lombok, Ayam Taliwang Masih Kalah Pedas dari Lainnya

Azizul juga menyampaikan bahwa pengoperasian ruas tol yang telah berjalan telah memberi dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sekitar Danau Toba, salah satunya di Kabupaten Samosir.

“Hanya dalam waktu satu bulan, selama liburan Juni–Juli 2025, Kabupaten Samosir berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp887 juta."

"Maka dari itu, percepatan pembangunan dan konektivitas tidak hanya mempercepat mobilitas, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat yakni menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan UMKM, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” ujar Azizul Kholis, General Manager Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (UGG). ***

 

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler