Kabar BUMN – Telkomsigma, anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi, berkomitmen mempercepat digitalisasi menyeluruh pada sektor industri melalui kehadiran layanan Generative AI.
Layanan ini dirancang untuk mendukung transformasi cara kerja perusahaan di Indonesia yang kini lebih modern dan adaptif.
Laju digitalisasi yang begitu cepat di berbagai sektor telah menjadikan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai kebutuhan strategis.
Baca Juga: Teknik Peledakan Jadi Sorotan di IBES 2025: Inovasi Tetap Harus Berakar pada Prinsip Dasar
Dalam situasi ini, data telah menjadi aset penting yang memiliki nilai tinggi bagi keberlangsungan bisnis. Meski demikian, pemanfaatannya juga menimbulkan tantangan serius, khususnya ancaman kehilangan data yang dapat merugikan perusahaan.
Teknologi kini tidak hanya berperan sebagai alat bantu, tetapi telah menjadi inti dari berbagai proses, inovasi, dan pengambilan keputusan strategis dalam perusahaan.
Ketergantungan industri terhadap teknologi digital, khususnya AI, memerlukan langkah pengamanan yang serius untuk menjaga kelangsungan sistem dan integritas data yang dimiliki perusahaan.
Baca Juga: Jalan Tol Kutepat Jadi Kunci Majukan Pariwisata Danau Toba, Seksi 4 Hampir Rampung
Dalam ajang Business Insight bertema The Importance of Data Loss Prevention (DLP) in Digital Era pada Juni lalu, Direktur Utama Telkomsigma Dwi Sulistiani menyampaikan bahwa solusi AI yang ditawarkan merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Microsoft Indonesia.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat sistem keamanan data perusahaan demi mendukung pertumbuhan bisnis para pelaku industri sekaligus berkontribusi pada pencapaian program Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045.
“Pesatnya perkembangan teknologi digital di mana AI menjadi salah satu teknologi terkini, mendorong Telkomsigma untuk terus melakukan inovasi dalam memastikan keamanan perusahaan dalam pemanfaatan AI melalui solusi layanan generative AI."
Baca Juga: Tidak Seberat Pendakian ke Gunung Rinjani, Tetapi Keindahan Savana Propok Tidak Kalah Indahnya
"Tidak hanya itu, sangatlah penting bagi Telkomsigma untuk tetap mengedepankan tata kelola perusahaan dalam memberikan layanan sesuai dengan standar keamanan ISO 27001 guna menjawab tantangan risiko data loss,” lanjut Dwi.
Sesi diskusi panel dalam acara tersebut membahas lebih dalam persoalan-persoalan utama yang dihadapi industri, serta bagaimana strategi pengadopsian teknologi AI dilakukan oleh perusahaan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
SIJORI Siap Jadi Gerbang Digital Asia Tenggara, Telkom dan NeutraDC Ambil Peran Strategis Bangun Ekosistem AI Regional
Telkom Packfest 2025, Genjot Daya Saing UMKM dengan Kemasan yang Lebih Menjual
Telkom Bersama IBM Indonesia dan F5 Networks Dorong Pemahaman AI dan Keamanan Siber untuk Generasi Muda
Telkom Resmikan Digistar Club Chapter UGM untuk Dukung Ekosistem Talenta Digital Kampus
Telkom Bangun 51 Titik Sarana Air Bersih di Lima Wilayah Prioritas Sepanjang 2025