Program ini juga diperkuat oleh sistem digital melalui aplikasi Warung Pangan milik ID FOOD yang memungkinkan pemesanan dan pelacakan barang secara daring oleh koperasi, baik untuk kebutuhan distribusi ke warung-warung kecil maupun penjualan langsung ke masyarakat.
Baca Juga: Wujudkan Masa Depan dan Finansial Impian Keluarga Indonesia, BTN Hadirkan Segmen BTN Prima
Koperasi tidak hanya berperan sebagai pengecer, tetapi juga sebagai sub distribusi lokal, offtaker bagi produsen pangan di daerah, dan mitra penyalur komoditas cadangan pangan pemerintah seperti beras SPHP, minyak goreng, dan telur.
Keterlibatan Rajawali Nusindo dalam program KDMP ini menunjukkan sinergi nyata BUMN dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi desa melalui koperasi sebagai mitra utama.
Melalui sinergi ini, Rajawali Nusindo menegaskan perannya sebagai bagian dari strategi 3D ID FOOD (Distributor, Developer, Driver) dan berkomitmen untuk terus memperluas layanan serta penguatan sistem distribusi pangan nasional.
Baca Juga: BTN Buka Lowongan Magang untuk Mahasiswa Semester Akhir dan Fresh Graduate, Tersedia 10 Posisi
Program KDMP diharapkan menjadi model keberhasilan penguatan pangan berbasis desa yang dapat direplikasi di daerah lain.***
Artikel Terkait
Perhutani dan PT PG Rajawali II Bersinergi Wujudkan Swasembada Gula Melalui Kemitraan Tebu
PT Rajawali Nusindo Buka Lowongan Magang BUMN untuk Posisi Legal, Simak Kualifikasinya Sebagai Berikut
Gelar Operasi Pasar Murah, Rajawali Nusindo Jual Minyak Goreng Rp14.500/Liter ke Pengecer
Homologasi Tercapai, Rajawali Nusindo Pastikan Keberlanjutan operasional dan Pemulihan Kinerja Perusahaan
PT PG Rajawali II Buka Lowongan Magang BUMN untuk Mahasiswa Hukum, Posisi Legal di Kota Cirebon