CEO Telin Budi Satria Dharma Purba menambahkan, CLS Manado-Minahasa bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan pintu gerbang penting bagi Indonesia untuk mengambil peran sentral di era digital.
Baca Juga: Rajawali Nusindo Dukung Koperasi Desa Merah Putih, Perluas Akses Pangan Hingga Pelosok Desa
"Dengan mendukung Bifrost dan sistem kabel lainnya di masa depan, kami menghadirkan konektivitas yang lebih luas, mendorong inovasi, dan membuka peluang ekonomi di kawasan Asia Pasifik," terangnya.
Dengan infrastruktur memadai yang scalable, CLS Manado-Minahasa dirancang untuk mendukung beberapa sistem kabel bawah laut sekaligus.
Fasilitas ini telah dilengkapi dengan Beach Man Hole (BMH) serta jaringan front-haul yang andal, menjadikannya titik pendaratan ideal untuk sistem kabel bawah laut dan platform digital masa depan.
Peluncuran Cable Landing Station Manado-Minahasa ini menjadi salah satu simbol transformasi digital Indonesia.
Dengan mendukung Bifrost dan berbagai proyek kabel internasional lainnya, infrastruktur strategis ini akan memperkuat konektivitas regional, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat peran Indonesia sebagai simpul utama dalam jaringan digital global.***
Artikel Terkait
Telkom Bersama IBM Indonesia dan F5 Networks Dorong Pemahaman AI dan Keamanan Siber untuk Generasi Muda
Telkom Resmikan Digistar Club Chapter UGM untuk Dukung Ekosistem Talenta Digital Kampus
Telkom Bangun 51 Titik Sarana Air Bersih di Lima Wilayah Prioritas Sepanjang 2025
BSI dan Telkom Akses Bersinergi Dukung Pembiayaan Mitra Telekomunikasi
Yayasan Al-Muhajirien dan Telkom Regional III Jalin Kemitraan, Pendidikan Lebih Siap Hadapi Era Digital