Pelatihan tersebut diselenggarakan dalam format hybrid dan menjadi bagian dari strategi percepatan kesiapan kelembagaan koperasi secara nasional.
Baca Juga: Lowongan Magang BUMN! Kimia Farma Tawarkan Posisi Analis Data Digital Marketing
Bank Mandiri pun ambil bagian dalam proses verifikasi dan validasi kesiapan koperasi dengan menggandeng Satgas KDKMP, kementerian terkait, dan instansi pemerintahan daerah.
Darmawan menjelaskan bahwa kerja sama tersebut memastikan koperasi yang terlibat memiliki legalitas yang lengkap dan siap beroperasi, termasuk dalam menyediakan layanan seperti sembako, LPG, layanan keuangan, hingga logistik.
“Kami mendukung penuh peluncuran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya pemerintah memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan khususnya di wilayah."
"Peran kami dalam hal ini, difokuskan pada pendampingan koperasi agar siap secara operasional, terutama dalam penyediaan layanan keuangan digital dan perbaikan sarana dasar,” ujar Darmawan.
Melalui langkah-langkah komprehensif seperti digitalisasi, pelatihan, dan pembenahan infrastruktur, Bank Mandiri berharap koperasi Merah Putih bisa menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Komitmen jangka panjang ini sejalan dengan misi pemerintah dalam memperkuat institusi ekonomi rakyat yang profesional dan berbasis ekosistem. ***
Artikel Terkait
Bersaing di Kancah Global, Bank Mandiri Naik ke Peringkat 115 Versi The Banker
Bank Mandiri Dukung Akses Air Bersih di Cibalong sebagai Wujud Nyata Komitmen ESG
Bank Mandiri Dukung Peluncuran Koperasi Merah Putih, Tunjukkan Komitmen Perkuat Ekonomi Desa
Garuda Muda Unggul atas Filipina, Tiga Poin Krusial di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025
Mandiri Sahabat Desa: Upaya Bank Mandiri Dorong Ekonomi Desa dan Inklusi Keuangan