Transaksi QRIS Antar Negara di Livin’ by Mandiri Melejit, Tembus Rp49,16 Miliar dalam Lima Bulan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 25 Juli 2025 | 18:00 WIB
Sepanjang lima bulan pertama tahun 2025, transaksi QRIS Livin' by Mandiri di luar negeri mencapai 141.802 transaksi. (Dok. Bank Mandiri)
Sepanjang lima bulan pertama tahun 2025, transaksi QRIS Livin' by Mandiri di luar negeri mencapai 141.802 transaksi. (Dok. Bank Mandiri)

Keunggulan ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi tinggi, baik untuk keperluan pribadi, bisnis, maupun pendidikan.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Digitalisasi dan Pembenahan Sarana

“Fitur-fitur seperti QRIS Antar Negara dan rekening multicurrency di Livin’ by Mandiri adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk selalu berada di sisi nasabah.

"Kami ingin memberikan pengalaman finansial yang seamless, aman, dan sesuai dengan gaya hidup modern masyarakat Indonesia,” imbuh Ossy.

Saat ini, fitur QRIS Antar Negara di Livin’ sudah dapat digunakan di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Baca Juga: Mandiri Sahabat Desa: Upaya Bank Mandiri Dorong Ekonomi Desa dan Inklusi Keuangan

Rencananya, cakupan layanan ini akan diperluas ke Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan pada Agustus 2025 mendatang.

Tak hanya itu, sebagai pelengkap alternatif transaksi luar negeri, Livin’ by Mandiri juga menghadirkan fitur Tap to Pay yang ditujukan untuk pengguna ponsel Android dengan teknologi NFC.

Cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin pembayaran yang mendukung jaringan Visa atau MasterCard, transaksi bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah.

Baca Juga: Bank Mandiri Dukung Akses Air Bersih di Cibalong sebagai Wujud Nyata Komitmen ESG

“Peningkatan transaksi internasional yang signifikan melalui Livin’ by Mandiri, sejalan dengan tingginya minat masyarakat terhadap solusi keuangan digital.

"Melalui strategi berbasis teknologi dan orientasi pada kebutuhan nasabah, Bank Mandiri akan terus memperkuat perannya sebagai mitra finansial utama dalam mendorong ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Ossy.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini