Adu Penalti Menegangkan! Garuda Muda Taklukkan Thailand di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025, Buru Vietnam

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 28 Juli 2025 | 06:00 WIB
Indonesia taklukkan Thailand lewat adu penalti dan kini tempel Vietnam di klasemen ASEAN U‑23 Mandiri Cup 2025!
Indonesia taklukkan Thailand lewat adu penalti dan kini tempel Vietnam di klasemen ASEAN U‑23 Mandiri Cup 2025!

Kabar BUMNGaruda Muda Indonesia memastikan satu tempat di final ASEAN U‑23 Mandiri Cup™️ 2025 setelah menyingkirkan Thailand lewat adu penalti dramatis 7‑6 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat malam (25/7).

Laga yang didukung oleh Bank Mandiri ini menegaskan ambisi tuan rumah untuk meraih gelar, dan dukungan Bank Mandiri sebagai title partner semakin terasa sepanjang turnamen.

Pertandingan semifinal ini berakhir imbang 1‑1 setelah 120 menit penuh ketegangan.

Baca Juga: Seribu Batu Songgo Langit, Wisata Alam Rasa Negeri Dongeng di Bantul

Thailand membuka keunggulan pada menit ke‑60 lewat Yotsakon Burapha yang menyelesaikan serangan balik cepat hasil umpan Seksan Ratree.

Indonesia tampak sempat tersentak, tetapi perlahan membangun permainan hingga menciptakan banyak peluang.

Tekanan tuan rumah berbuah hasil pada menit ke‑84.

Baca Juga: Teknik Membuat Kerajinan yang Paling Unik dan Populer di Dunia, Salah Satunya Berasal dari Indonesia

Dari sebuah corner di sisi kanan, Rayhan Hannan mengirim umpan matang ke mulut gawang yang disambar dengan sundulan keras oleh Jens Raven, penyama kedudukan yang sangat berharga.

Meski masuk extra‑time, skor tetap bertahan. Kiper Muhammad Ardiansyah tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan kunci, termasuk menggagalkan percobaan peluang emas dari Siraphop Wandee dan Yotsakon menjelang bubaran extra‑time.

Drama pun terjadi di adu penalti. Thailand sempat unggul, namun kegagalan tembakan pemain Thailand dan keberhasilan penyelamatan Ardiansyah membuat Indonesia terus bertahan.

Baca Juga: Eksplorasi Makassar: Rekomendasi Wisata Seru dari Alam hingga Sejarah

Kesalahan penalti Yotsakon di ronde kedelapan menjadi momentum untuk Alfharezzi Buffon, yang menjalankan tugas dengan tenang sebagai eksekutor penentu kemenangan Indonesia 7‑6.

Pelatih Indonesia, Gerald Vanenburg, mengaku puas dengan mental dan semangat juang pemainnya meski tidak melatih adu penalti khusus.

“Saya tidak latih penalti karena target saya memenangkan di 90 menit, tapi anak‑anak menunjukkan kesiapan mental. Ini semifinal yang pantas kita menangkan,” ujarnya setelah laga.

Baca Juga: Kesempatan Berkarier di Aviasi Bagi Lulusan SMA, PT GDPS Sedang Buka Lowongan Kerja untuk Kamu

Gol Jens Raven adalah highlight individu yang layak disorot. Pemain bertinggi badan membantu dominasi udara Indonesia, dan namanya dipasang sebagai top scorers turnamen dengan total 6 gol per update turnamen hingga 19 Juli.

Kiper Ardiansyah pun layak mendapat julukan “Man Player of the Match” setelah performa spektakulernya di bawah mistar, terutama saat penalti.

Dengan kemenangan ini, Indonesia melangkah ke partai final menghadapi Vietnam pada 29 Juli di SUGBK.

Baca Juga: Lahirkan Pebisnis Tangguh, Pegadaian Beri Beasiswa Kewirausahaan kepada 30 Wirausaha  Muda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini