Optimalkan dan Efisiensikan Proses Publikasi, AirNav Indonesia Kembangkan Aplikasi NOTAM Berbasis AI

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 28 Juli 2025 | 12:30 WIB
AirNav Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom mengembangkan Notice to Airmen (NOTAM) berbasis AI diawali soft launching aplikasi di Tangerang, Banten, pada Senin (28/7). (DOK. AirNav Indonesia)
AirNav Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom mengembangkan Notice to Airmen (NOTAM) berbasis AI diawali soft launching aplikasi di Tangerang, Banten, pada Senin (28/7). (DOK. AirNav Indonesia)

Kabar BUMN - AirNav Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom mengembangkan aplikasi inovatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam penyusunan dan publikasi Notice to Airmen (NOTAM).

Peluncuran awal (soft launching) pengembangan aplikasi ini dilakukan di Kantor Pusat Airnav Indonesia di Tangerang, Banten, pada Senin (28/7/2025).

Pengembangan aplikasi NOTAM berbasis AI ini bentuk keseriusan AirNav Indonesia menjalankan komitmennya dalam memberikan layanan navigasi penerbangan secara optimal dan efisien dengan tetap mengedepankan unsur keamanan dan keselamatan di atas yang lain.

Baca Juga: Semester I 2025: Kinerja Jasa Marga Tetap Solid, Laba Inti Rp1,9 Triliun

Demikian ditegaskan Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno dalam soft launching sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) dengan Universitas Telkom.

NOTAM merupakan pemberitahuan penting yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia kepada seluruh pemangku kepentingan dalam dunia penerbangan.

Isinya menerangkan perihal kondisi atau perubahan fasilitas, layanan, prosedur, maupun potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Pertamina Ajak Pelanggan Tukar Poin MyPertamina untuk Tiket Gratis Eco Run & Konser 2025

Dengan volume dan kompleksitas informasi yang tinggi, proses penyusunan NOTAM saat ini menuntut ketelitian dan kecepatan, agar informasi yang disampaikan dapat sesegera mungkin ditindaklanjuti para pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan.

”Kolaborasi AirNav Indonesia dengan Universitas Telkom ini juga menjadi contoh sinergi antara industri dan akademisi yang saling menguatkan,” lanjut Avirianto.

Dalam proses pengembangan aplikasi tersebut, AirNav Indonesia bersama Universitas Telkom merancang aplikasi NOTAM-AI yang memanfaatkan Large Language Model (LLM), yaitu model artificial intelligence yang digunakan untuk memahami dan menghasilkan bahasa manusia.

Baca Juga: PT Timah Tanam 4.000 Mangrove di Nelayan II Sungailiat, Dukung Pelestarian Pesisir

LLM digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pembuatan teks, penjawab pertanyaan, penerjemahan konten, dan pembuatan konten kreatif.

Pada penerapan aplikasi NOTAM-AI, LLM dimanfaatkan untuk menerjemahkan input dalam bahasa sehari-hari ke dalam format standar NOTAM yang sesuai dengan ketentuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional ICAO.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini