Menariknya, KIDI juga hadir di sekolah-sekolah kejuruan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) melalui program CSR, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa.
Baca Juga: SPJM Tancap Gas! Laba Usaha Semester I 2025 Melampaui Target
Di samping pelatihan dan sertifikasi, peserta juga berpeluang masuk ke Talent Pool Program atau bahkan direkrut langsung sebagai tenaga kerja sesuai kriteria tertentu.
Sejak didirikan pada tahun 2015, Fiber Academy telah melatih puluhan ribu peserta dan terus mengalami pertumbuhan signifikan. KIDI pun kini menjadi mitra penting bagi sekolah, universitas, dan praktisi industri yang ingin memperkuat keahliannya dalam bidang fiber optik.
“Dengan visi mencetak tenaga kerja yang terstandarisasi dan bersertifikasi untuk mendukung pengelolaan jaringan akses berkelas dunia, KIDI dari Fiber Academy Telkom Akses terus menjadi ujung tombak pengembangan SDM unggul yang siap menghadapi transformasi digital yang semakin cepat.”
***
Artikel Terkait
Telkom Gelar Indonesia Digital Learning 2025, Cetak Guru Jabar Jago Digital
Telkom Akses Perkuat Keamanan Siber dari Akar: Proteksi Perangkat Kerja dan Edukasi Karyawan Jadi Fokus
Telkom Kenalkan OCA AI, Chatbot Builder Tanpa Coding
Telkom Gandeng 5 Sekolah di Ciayumajakuning, Percepat Transformasi Belajar Digital
IBrite, Inovasi Telkom Akses Permudah Monitoring Penggelaran Fiber Optik