Tinjau Program Banpang dan SPHP di Makassar, Direktur Bisnis BULOG ke Pasar Pabaeng Baeng

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 31 Juli 2025 | 21:20 WIB
Kunjungan Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Sulselbar, jajaran Satgas Pangan, dan Aster Kodam XIV/Hassanudin. (DOK. BULOG)
Kunjungan Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Sulselbar, jajaran Satgas Pangan, dan Aster Kodam XIV/Hassanudin. (DOK. BULOG)

Kabar BUMN - Dalam upaya memastikan penyaluran beras pemerintah berjalan optimal, Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita, melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Pa’baeng-Baeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (30/7/2025).

Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen BULOG untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Bantuan Pangan (Banpang) terlaksana secara adil, tepat sasaran, serta menjaga mutu dan keterjangkauannya.

“Kita memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar-pasar dengan harga dan kualitas sesuai ketetapan pemerintah,” jelas Febby.

Baca Juga: Ciptakan Ekonomi Sirkular, PLN Nusantara Power Bantu Warga Berdaya dengan Budidaya Cacing

Ia menambahkan, beras SPHP menjadi solusi agar masyarakat tetap bisa memperoleh beras dengan harga terjangkau, maksimal Rp12.500 per kg atau Rp62.500 untuk 5 kg.

Febby menegaskan bahwa berdasarkan aturan yang berlaku, beras SPHP tidak boleh dibuka, direpak, atau diselewengkan, serta hanya boleh dibeli maksimal dua pack atau 10 kg per orang.

"Kami sudah cek langsung kepada para pedagang, dan mereka memahami bahwa produk SPHP tidak boleh dibuka. Ini juga sesuai petunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional,” tambahnya.

Baca Juga: DAMRI Hadirkan Shuttle Gratis dan Promo Tiket Mulai Rp9.999 di KAI Expo 2025

Dalam kesempatan tersebut, Febby juga menekankan bahwa program SPHP merupakan bentuk intervensi pasar oleh pemerintah, khususnya saat harga beras meningkat karena belum masuk masa panen.

“Masyarakat tidak perlu panik, karena pemerintah hadir dengan pilihan beras SPHP yang terjangkau dan berkualitas,” tutupnya.

Selain itu, kunjungan juga dilaksanakan ke salah satu titik distribusi Banpang, yaitu Kelurahan Pabaeng Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar guna memastikan penyaluran bantuan pangan pemerintah berlangsung lancar dan tepat sasaran.

Baca Juga: Antrean BBM di Jember Mulai Normal, Distribusi Pertamina Berjalan Lancar

Terkait penyaluran bantuan pangan nasional, Febby menjelaskan bahwa program bantuan pangan nasional menyasar sebanyak 18,3 juta penerima di seluruh Indonesia.

“Untuk wilayah Sulselbar, distribusi bantuan pangan tinggal menyisakan sekitar 10 persen lagi. Dalam satu alokasi, kami mengeluarkan sekitar 183 ribu ton beras per bulan, jadi total untuk dua bulan bisa mencapai 366 ribu ton,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini