Proyek ini juga diharapkan membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar, membuka peluang sektor pariwisata, UMKM, dan industri kreatif sepanjang koridor Solo-Yogyakarta-Kulonprogo.
Sampai akhir Juli 2025, pembangunan Segmen Prambanan-Purwomartani menunjukkan progres signifikan dengan progres konstruksi mencapai 78,90% dan pembebasan lahan sebesar 99,50%.
Baca Juga: DAMRI Hadir di KAI Expo 2025, Tawarkan Diskon Tiket hingga 75% dan Tarif Flat Mulai dari Rp9.999
Jasa Marga optimistis segmen ini bisa selesai tepat waktu dan digunakan hingga Gerbang Tol Kalasan pada 2026 mendatang.
Tersambungnya Solo hingga Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA) akan semakin memperkuat peran jalan tol ini dalam mendorong mobilitas regional serta menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru. ***
Artikel Terkait
Pembangunan Jalan Tol Jogja–Solo Segmen Prambanan–Purwomartani Berjalan Sesuai Target, Dirut Jasa Marga Lakukan Tinjauan Langsung
Jasa Marga Ambil Alih Kendali Penuh PT Jasamarga Jogja Solo Lewat Adendum SHA
Hari Anak Nasional 2025, Jasa Marga Sampaikan Komitmen dan Dedikasi bagi Pendidikan Inklusif
Perkuat UMKM Binaan, Jasa Marga Gelar Pelatihan Personal Branding dan Literasi Keuangan
Semester I 2025: Kinerja Jasa Marga Tetap Solid, Laba Inti Rp1,9 Triliun