Dulu Lampu Pelita, Kini Listrik PLN Terang 24 Jam Penuh di Dusun Lindu

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 4 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Ibu Mude (kiri), Masyarakat Desa Olu, kini dapat menikmati listrik dengan nyaman untuk aktivitas sehari-hari, termasuk menonton televisi tanpa lagi bergantung pada accu.
Ibu Mude (kiri), Masyarakat Desa Olu, kini dapat menikmati listrik dengan nyaman untuk aktivitas sehari-hari, termasuk menonton televisi tanpa lagi bergantung pada accu.

"Seperti mimpi listrik PLN bisa ada di sini, betul-betul merinding saya,” katanya.

Baca Juga: Pegadaian Catat Sejarah Baru! Terbitkan Obligasi dan Sukuk Terbesar Sepanjang Sejarah Senilai Lebih dari Rp8,14 Triliun

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang ikut dalam peresmian penyalaan listrik di Desa Olu, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas komitmennya dalam menerangi wilayah terpencil.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang terus bekerja menerangi Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Ini bukan sekadar janji, tetapi tindakan nyata PLN yang terus menunjukkan semangat melayani hingga ke pelosok Sulawesi Tengah.

"Desa Olu kini memiliki akses terhadap energi dan ini akan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pariwisata di wilayah ini,” ucap Gubernur dalam sambutannya.

Baca Juga: Sungai Mudal, Permata Tersembunyi di Kulon Progo yang Tawarkan Pesona Alam Tak Terlupakan

Proses Pengangkutan material untuk pembangunan jaringan listrik di Desa Olu dilakukan menggunakan kapal kayu tradisional melintasi danau.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen perseroan untuk memastikan kemerataan dan keadilan energi di seluruh Indonesia.

Oleh karenanya, langkah elektrifikasi ini akan terus di dorong khususnya di wilayah tertinggal terdepan terluar (3T) yang selama ini memang belum terjangkau terang listrik.

Baca Juga: Tanjung Bulan BERSINAR: Program PEP Prabumulih Field untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Melalui Budidaya Ikan Berkelanjutan

“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyediakan energi, PLN berkomitmen memperluas akses listrik secara merata di seluruh Indonesia. Ini adalah pengejawantahan sila kelima Pancasila.

"Ketika listrik menyala 24 jam, yang tumbuh bukan hanya penerangan, tapi juga masa depan. Anak-anak bisa belajar tanpa batas waktu, usaha kecil bisa berkembang, dan warga bisa terkoneksi dengan dunia. Inilah makna sejati keadilan energi,” tegas Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun menambahkan bahwa pembangunan jaringan di Desa Olu bukanlah hal yang mudah.

Baca Juga: Brantas Abipraya Raih Penghargaan Bergengsi di Industry Award 2025, Bukti Serius Dorong Inovasi dan Konstruksi Berkelanjutan

Kondisi geografis yang mengelilingi Danau Lindu menjadi tantangan tersendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini