Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta, termasuk Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Penajam Paser Utara, Erwin, yang turut hadir.
Baca Juga: PHKT Dukung Kemandirian Peternak Desa Sebuntal dengan Pelatihan Peternakan Organik
Ia mengaku mendapat pengalaman berharga selama mengikuti kunjungan.
“Konsep kegiatan ini sangat bermanfaat.
"Kami diberikan kesempatan yang langka dan pengalaman berharga untuk bisa merasakan beratnya bekerja sebagai pejuang energi di area offshore dengan persyaratan safety yang tinggi serta proper,” ujarnya penuh apresiasi.
Baca Juga: Dukung Budidaya Kopi Luwak di Marangkayu, PHKT Tumbuhkan Perekonomian Lokal dan Jaga Konservasi
General Manager Zona 10, Yoseph Agung Prihartono, dalam kesempatan terpisah, menegaskan bahwa pengeboran migas adalah kegiatan vital yang bertujuan menambah cadangan nasional demi menjaga ketahanan energi.
“Kami mengharapkan dukungan para pemangku kepentingan agar kegiatan pengeboran ini dapat berjalan lancar,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran jurnalis dalam menyebarluaskan pemahaman kepada publik.
“Fasilitas produksi kami juga merupakan obyek vital nasional yang perlu kita jaga bersama.
"Para jurnalis kami harapkan dapat mengedukasi masyarakat secara umum terkait kegiatan industri hulu migas,” tambah Yoseph.
Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menjelaskan bahwa program media gathering ini merupakan langkah strategis untuk menjembatani pemahaman masyarakat mengenai operasi hulu migas.
Baca Juga: Dukung Kemandirian Pangan di Penajam Paser Utara, PHKT Kembangkan Program CSR Semur Cendawan
“Kami meyakini media massa sebagai pemangku kepentingan dan sekaligus saluran komunikasi kepada masyarakat luas.
Artikel Terkait
Dukung Budidaya Kopi Luwak di Marangkayu, PHKT Tumbuhkan Perekonomian Lokal dan Jaga Konservasi
PHKT Dukung Kemandirian Peternak Desa Sebuntal dengan Pelatihan Peternakan Organik
PHKT Tingkatkan Kepedulian di Bulan Ramadan Lewat Program BDI Sedekah Dhuafa
Tiga Sumur Migas Lepas Pantai Diselesaikan dalam 82 Hari, PHKT Tunjukkan Efisiensi Tanpa Kompromi
Selamat, Cepat, Andal: PHKT Selesaikan Proyek Subsea di Kalimantan Timur