Dengan infrastruktur modern dan fasilitas bongkar muat yang mumpuni, Terminal Kijing kini memainkan peran penting dalam mendukung arus barang, khususnya untuk proyek-proyek infrastruktur di wilayah barat Indonesia.
Baca Juga: Brantas Abipraya Dukung Ketahanan Pangan Lewat Program Peternakan Sapi Perah Komunal di Jombang
Tak hanya mendorong ekspor, Kijing juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan rantai pasok nasional.
“Sebagai pelabuhan internasional baru di Kalimantan Barat, Terminal Kijing diposisikan menjadi motor penggerak ekspor-impor kawasan sekaligus katalisator pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ke depan, pelabuhan ini disiapkan untuk mendukung program hilirisasi yang tengah digencarkan pemerintah serta melayani berbagai macam kargo, baik nonpetikemas maupun petikemas guna memperkuat rantai pasok, khususnya di wilayah barat Indonesia,” tutur Indra.
Baca Juga: Festival Budaya Dieng 2025: Dua Hari Penuh Pesona Alam, Seni, dan Tradisi Sakral
Kinerja Terminal Kijing
PTP Nonpetikemas mencatat kenaikan throughput dari tahun ke tahun dengan capaian 2,27 juta ton pada 2023, meningkat menjadi 3,09 juta ton pada 2024, dan pada 2025 ditargetkan mencapai 3,3 juta ton.
Kontribusi terbesar berasal dari curah cair (1,9 juta ton), curah kering 761 ribu, ton dan general cargo 456 ribu ton.
Hingga Juni 2025, total throughput tercatat 2 juta ton, dengan curah kering sebagai penyumbang terbesar sebesar 965 ribu ton, disusul curah cair 759 ribu ton, dan general cargo 328 ribu ton.
Sepanjang 2025, throughput diproyeksikan menembus 3,3 juta ton.
Hingga semester I-2025, kinerja pengoperasian PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak Terminal Kijing untuk komoditas curah kering mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 225% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rata-rata throughput mencapai 2.716 ton per ship per day (T/S/D), melonjak tajam dari 836 T/S/D pada semester I 2024.
"Kami melihat pertumbuhan volume kargo di Terminal Kijing sebagai sinyal positif dari meningkatnya kepercayaan pengguna jasa," ujar Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha yang juga sebagai Plt. Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S.
Artikel Terkait
Smart Mining Conference 2025: Dirut PTP Nonpetikemas Tunjukkan Inovasi Digital di Rantai Pasok Tambang
Dukung Santri Sehat dan Cerdas, PTP Nonpetikemas Salurkan Bantuan dalam Rangka Milad ke-50 MUI
PTP Nonpetikemas Perkuat Operasional Terminal Kijing, Tingkatkan Pelayanan di Tulang Punggung Logistik Kalimantan Barat
PTP Nonpetikemas Dukung Pendidikan Inklusif Lewat Bantuan untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Solid Jaga Arus Barang, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok Andalan Terminal Multipurpose