Pertamina Bangun Gedung Rekayasa Molekular dan Material Fungsional di ITB, Dorong Inovasi Pendidikan dan Riset Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Pertamina berkolaborasi dengan ITB dan PT Paragon Technology and Innovation membangun gedung riset di ITB. (Dok. Pertamina)
Pertamina berkolaborasi dengan ITB dan PT Paragon Technology and Innovation membangun gedung riset di ITB. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dengan membangun Gedung Rekayasa Molekular dan Material Fungsional di kawasan Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat.

Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina, ITB, dan PT Paragon Technology and Innovation, yang dirancang untuk mendukung kegiatan pendidikan serta penelitian di bidang rekayasa molekular dan material fungsional.

Gedung ini dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari laboratorium pendidikan dan riset, ruang publik, ruang perkuliahan dan seminar, area workshop, laboratorium inovasi, bengkel, kafe, hingga ruang dosen.

Baca Juga: Pertamina Hulu Kalimantan Timur Sosialisasi Pengeboran Dua Sumur Migas di Penajam Paser Utara

Pembangunan ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk kemajuan bangsa.

“Saat ini kolaborasi sangat dibutuhkan untuk tujuan membangun bangsa.

Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Gelar CID Upstream Award 2025, Apresiasi Inisiatif Sosial Terbaik Hulu Migas

"Saya berharap Gedung Rekayasa Molekular dan Material Fungsional ini dapat bermanfaat untuk ITB dan peningkatan kualitas pendidikan bangsa,” ujarnya.

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyambut positif kehadiran gedung ini sebagai bagian dari komitmen kampus untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan memperkuat ekosistem riset berbasis kolaborasi antara universitas dan industri.

“Ini adalah contoh nyata spirit kekeluargaan, spirit gotong royong, membangun masa depan Indonesia, masa depan yang berbasis sains, teknologi, dan industri,” ucapnya.

Baca Juga: Ombudsman Apresiasi Distribusi LPG 3 Kg oleh Pertamina Patra Niaga: Sesuai Ketentuan dan Tepat Sasaran

Tatacipta berharap fasilitas ini menjadi titik awal lahirnya inovasi strategis, penguatan ekonomi berbasis sains dan teknologi, serta fondasi bagi pengembangan SDM unggul dan teknologi relevan untuk kebutuhan bangsa.

“Mari kita sama-sama merawat, menjaga, dan memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas ini,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini