Inovasi Desalinasi PLN Hadirkan Air Bersih dan Solusi Ramah Lingkungan di Pulau Barrang Lompo

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 06:30 WIB
Petugas PLN memastikan kinerja mesin Reverse Osmosis berjalan optimal dalam mengolah air laut menjadi air layak konsumsi di Pulau Barrang Lompo, Makassar. (Dok. PLN)
Petugas PLN memastikan kinerja mesin Reverse Osmosis berjalan optimal dalam mengolah air laut menjadi air layak konsumsi di Pulau Barrang Lompo, Makassar. (Dok. PLN)

Dukungan serupa juga datang dari Plt Asisten Deputi Infrastruktur Dasar Strategis Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nayo Ramli.

Baca Juga: WIKA Gedung Dipercaya Membangun Villa Modular di Kawasan Marina Bay Lombok

"Proyek inovasi desalinasi air laut dengan menggunakan solar panel untuk energi listriknya untuk pulau kecil dan remote merupakan suatu program yang sangat bagus dan perlu direplikasi di daerah lainnya. Ide untuk membantu masyarakat yang sulit air adalah suatu hal yang sangat bermanfaat,” jelasnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan PLN yang mengutamakan inovasi ramah lingkungan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sebagai perusahaan energi, PLN tidak hanya menyediakan pasokan listrik andal, tetapi juga terus menghadirkan inovasi berkelanjutan yang ramah lingkungan."

Baca Juga: Tips Memotret Pemandangan Alam dengan Kamera HP saat Cuaca Cerah, Biar Hasilnya Ciamik!

"Program TJSL ini sejalan dengan visi kami untuk menjadikan listrik sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat, selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental, Social, and Governance (ESG),” jelas Darmawan.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menguraikan bahwa teknologi DE-BES mampu menghasilkan hingga 3.000 liter air bersih per hari.

Prosesnya memanfaatkan panel surya berkapasitas 4,4 kiloWatt peak (kWp) dan baterai 4,8 kiloWatt hour (kWh) yang terhubung dengan mesin Reverse Osmosis.

Baca Juga: Taru Pramana Spa & Wellness Hadir di The Meru Sanur, Perjalanan Penyembuhan Holistik yang Terinspirasi pada Warisan Budaya Bali

Selain memastikan pasokan air bersih, proyek ini mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sistem, meningkatkan literasi energi, dan membuka peluang usaha baru.

Teknologi ini juga mengurangi penggunaan genset diesel sehingga berdampak positif bagi lingkungan.

“Inovasi ini turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon lebih dari 1,26 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e) per tahun dan sampah plastik hingga 3.900 kilogram (kg) per tahun,” ujar Edyansyah.

Baca Juga: Telkom Gandeng Ribuan Guru dan Siswa dalam Kunjungan Industri Digital 2025

Inovasi ramah lingkungan ini tidak hanya membawa manfaat nyata bagi warga, tetapi juga meraih penghargaan Platinum di ajang InTechSEA Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini