"Artinya, menjadikan bahan bekas menjadi lebih bernilai dengan kreativitas para pembuatnya," jelasnya.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Pesisir, Pertamina Ikut Andil Kembangkan Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara
Menurut Syaiful, isu lingkungan tidak boleh berhenti di wacana.
Setiap orang dapat memulai dari hal sederhana seperti memilah sampah, mengurangi produk sekali pakai, dan mendukung bisnis berkelanjutan.
“Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari atlet basket Satria Muda Pertamina, Sandy Ibrahim Aziz, yang membagikan tips bagi peserta lari.
"Persiapannya sama seperti pada umumnya. Pertama, pemanasan itu merupakan hal yang paling penting dalam olahraga apa pun.
"Kedua, pendinginan, itu harus dilakukan agar tubuh stabil kembali. Terakhir adalah recovery. Ketiga hal ini yang sering dilupakan," ujarnya.
Salah satu peserta EcoChamp disabilitas, Adam Kharis Pratama, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti PERF.
Menurutnya, kegiatan ini ramah disabilitas.
"Ini bukti nyata bahwa PERF merupakan kegiatan yang mengedepankan inklusivitas.
Baca Juga: Efisiensi Energi Tercapai, RSUP Hasan Sadikin Kini Gunakan Gas Pertamina
"Banyak dari sahabat disabilitas turut berpartisipasi, kurang lebihnya ada 30 orang yang mengikuti PERF 2025 nanti," katanya.
Artikel Terkait
WSBP Perluas Jejak di Indonesia Timur dengan Proyek Kilang Pertamina RU VII Kasim
Sekolah Negeri Terapung Pertamina Hulu Mahakam Dorong Peningkatan Numerasi Guru di Wilayah Pesisir Mahakam
Jaga Ekosistem Pesisir, Pertamina Ikut Andil Kembangkan Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara
Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2025: Pertamina Pacu Inovasi Energi Hijau dan Teknologi Berkelanjutan
KSTI 2025 Hadirkan Inovasi Anak Bangsa, Pertamina Buktikan Komitmen terhadap Ekosistem Riset dan Teknologi untuk Ketahanan Energi Nasional