Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Bendungan Bulango Ulu untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:30 WIB
PT Brantas Abipraya percepat pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo untuk suplai irigasi 4.950 ha, dukung ketahanan pangan nasional. (Dok. Brantas Abipraya)
PT Brantas Abipraya percepat pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo untuk suplai irigasi 4.950 ha, dukung ketahanan pangan nasional. (Dok. Brantas Abipraya)

Kabar BUMN – PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmennya sebagai BUMN konstruksi yang aktif mendukung ketahanan pangan nasional.

Salah satu bentuk nyatanya adalah percepatan pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menargetkan swasembada pangan berkelanjutan serta pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan.

Baca Juga: Telkom Selenggarakan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025, Dorong Daya Saing dan Akses Pasar UMKM

“Masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini menjadi wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional."

"Melalui percepatan penyelesaian Bendungan Bulango Ulu, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mengamankan pasokan air, menyokong Energi Baru dan Terbarukan (EBT)."

"Serta mendukung perekonomian masyarakat Gorontalo,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero).

Baca Juga: Pertamina Duduki Peringkat Teratas Fortune Indonesia 100 Tahun 2025

Bendungan Bulango Ulu memiliki kapasitas tampungan total 140,95 juta m³, dengan volume efektif 58,61 juta m³ dan luas genangan 483 ha.

Keberadaannya diharapkan memberi manfaat besar, mulai dari suplai air irigasi untuk 4.950 ha lahan pertanian hingga pengendalian banjir di area seluas 629 hektar.

Bendungan ini akan mendukung tiga Daerah Irigasi (DI) yaitu DI Alale, DI Lomaya, dan DI Pilohayanga.

Baca Juga: 4 Tradisi Syukuran Hasil Panen di Indonesia yang Masih Dilakukan Secara Turun-temurun

Selain itu, bendungan ini berpotensi menyediakan air baku sebesar 2,2 m³/detik, mengurangi risiko banjir hingga 84,62% di wilayah hilir Sungai Bolango, menghasilkan listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 4,96 Megawatt, serta membuka peluang pengembangan wisata di kawasan bendungan.

Dian menambahkan, "Brantas Abipraya tidak hanya membangun bendungan, tetapi juga membangun masa depan nan lebih baik bagi masyarakat Gorontalo."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini