Ia juga mengapresiasi PLN Electric RUN sebagai lomba lari berkelanjutan yang sejalan dengan agenda World Athletics.
“PB PASI sangat senang terlibat dalam perlombaan ini karena mengusung misi keberlanjutan dan para pelari seharusnya bangga menjadi bagian.
"Dengan berlari, kita menjadi sehat, dan kesehatan itu penting untuk menjaga lingkungan,” tandas Tigor.
Baca Juga: Etika Makan di Pesawat Terbang, Salah Satu Cara Menghargai Penumpang Lain
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, menyoroti pentingnya kekuatan narasi kolektif dalam membentuk gerakan sosial berkelanjutan.
Menurutnya, tema Recharge As One mencerminkan kebutuhan akan kolaborasi untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan.
“Harapannya, kita bergerak bersama membentuk satu kesatuan untuk melangkah lebih maju dan memberi dampak positif bagi lingkungan, karena perubahan besar tidak bisa dilakukan sendirian,” ujarnya.
Baca Juga: Inspirasi Ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia: Rayakan dengan Semangat Persatuan
Adi juga menjelaskan bahwa tahun ini PLN Electric RUN menghadirkan lokasi dan rute baru untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pelari sekaligus menekan emisi karbon.
“Semangat itu akan terus kami jaga, berlari demi prestasi, demi lingkungan yang lebih asri,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
PLN Bukukan Kenaikan Penjualan REC Capai 13,68 TWh pada Semester Pertama 2025
Inovasi Desalinasi PLN Hadirkan Air Bersih dan Solusi Ramah Lingkungan di Pulau Barrang Lompo
Pelanggan Industri Jadi Pendorong Ekonomi Hijau, Dapat Apresiasi PLN
Meriahkan HUT ke-80 RI, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen Bagi Pelanggan
Setengah Harga untuk Tambah Daya Listrik, PLN Tawarkan Promo Spesial Bulan Kemerdekaan