Pertumbuhan Konsisten, Saham Elnusa Tembus Rekor dalam 8 Tahun Terakhir

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 06:30 WIB
Saham Elnusa terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten, menyentuh level tertinggi dalam 8 tahun terakhir. (Dok. Elnusa)
Saham Elnusa terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten, menyentuh level tertinggi dalam 8 tahun terakhir. (Dok. Elnusa)

Kabar BUMN - PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan kinerja cemerlang di pasar modal dalam lima tahun terakhir.

Periode 2021 hingga Juli 2025 menjadi momentum penting bagi perseroan, dengan tren pertumbuhan harga saham dan kapitalisasi pasar yang konsisten, meski di tengah fluktuasi pasar modal.

Pada akhir 2021, harga saham ELSA ditutup di level Rp276 per lembar, masih jauh di bawah harga saat penawaran umum perdana (IPO) tahun 2008 yang sebesar Rp400, setelah bertahun-tahun berada dalam posisi undervalue.

Baca Juga: Elnusa Lunasi Pembayaran Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020, Gunakan 100% Dana Internal

Memasuki 2022, tren positif mulai terbentuk dengan harga naik menjadi Rp312 atau tumbuh 13% dibandingkan tahun sebelumnya.

Momentum ini berlanjut di 2023, di mana harga saham menembus Rp388 atau tumbuh 24%, diikuti lonjakan kapitalisasi pasar dari Rp2,28 triliun menjadi Rp2,83 triliun.

Tahun 2024 menjadi salah satu pencapaian signifikan.

Baca Juga: Elnusa Journalistic Award 2025: Menggugah Semangat Baru untuk Masa Depan Energi Berkelanjutan

Pada Juni 2024, harga saham ELSA sempat menyentuh level tertinggi Rp545, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp3,46 triliun.

Tren ini terus berlanjut hingga 2025, di mana pada Juli harga kembali mencetak rekor baru di Rp550 per lembar, tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Direktur Keuangan Elnusa, Stanley Iriawan, mengapresiasi kepercayaan pasar terhadap ELSA.

Baca Juga: Elnusa dan SLB Kolaborasi Perkuat Layanan Wireline Lewat Program Transfer Teknologi

“Kinerja saham yang positif dalam lima tahun terakhir ini mencerminkan respons pasar yang baik atas strategi pertumbuhan dan penguatan fundamental perusahaan.

"Kami terus berupaya menjaga struktur permodalan yang sehat, mengoptimalkan kinerja operasional, dan mengelola risiko secara bertanggung jawab untuk mempertahankan kepercayaan investor,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini