HUT ke-80 RI, Subholding Upstream Pertamina Perkuat Peran Kontributor Utama Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 11:00 WIB
HUT ke-80 RI, Subholding Upstream Pertamina memperkuat perannya sebagai kontributor utama untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional. (Dok. Subholding Upstream Pertamina)
HUT ke-80 RI, Subholding Upstream Pertamina memperkuat perannya sebagai kontributor utama untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional. (Dok. Subholding Upstream Pertamina)

Pada awal 2025, misalnya, melalui PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Prabumulih, perusahaan mencatat keberhasilan besar lewat sumur BNG-064 yang hasil uji produksinya melampaui target hingga 990%.

Baca Juga: Atasi Polusi Plastik, Subholding Upstream Pertamina Inisiasi Berbagai Program Pengelolaan Sampah

Berlokasi di Blok D struktur Benuang, Field Adera, sumur tersebut menghasilkan 1.400 BOPD dan 4,51 MMSCFD, jauh di atas target awal sebesar 190 BOPD dan 0,15 MMSCFD.

Kesuksesan berlanjut dengan penemuan sumur BNG-067 di Area North West Benuang.

Sumur ini mencatat produksi minyak 660,34 BOPD atau 440% dari target awal, serta gas 0,807 MMSCFD atau 207% dari target pengusulan.

Baca Juga: Best of The Best Tiga Tahun Beruntun, Subholding Upstream Pertamina Unggul di APQ Awards 2025

Produksi melimpah ini berasal dari lapisan TAF K1, yang sebelumnya belum pernah berproduksi, dan masih menyimpan potensi pada lapisan lain yang akan diuji lebih lanjut.

Tak hanya itu, keberhasilan pengeboran sumur EPN-002 di onshore Jawa Barat, akuisisi 3D seismik di beberapa wilayah kerja onshore Sumatera, serta penandatanganan Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja (WK) Melati dan WK Binaiya dari lelang tahap I dan II tahun 2024, semakin memperkuat portofolio Subholding.

Memasuki semester II 2025, sejumlah Project Development strategis siap beroperasi.

Baca Juga: Dorong Swasembada Energi, Subholding Upstream Pertamina Teken 10 Kontrak Penjualan Gas dalam Rangkaian Transisi Energi Bersih

Di antaranya, Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) EP yang mampu mengolah 9.000 barel cairan per hari (BLPD) dan 22 MMSCFD, serta Proyek Sisi Nubi dengan kapasitas rata-rata 30 MMSCFD per platform.

Ada pula Proyek CEOR Lapangan Minas Area A Stage-1 dengan target penambahan recovery factor 17–22 persen melalui injeksi cairan kimia, serta Proyek Lapangan OO-OX yang diperkirakan menghasilkan tambahan produksi 2.996 BOPD dan 21,26 MMSCFD gas.

Selain mengejar target produksi, Subholding Upstream Pertamina juga aktif mengevaluasi peluang new venture melalui berbagai joint study dan proyek baru, yang diharapkan menambah portofolio wilayah kerja eksplorasi.

Baca Juga: Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

Dengan langkah masif dan agresif tersebut, Subholding Upstream Pertamina optimistis mampu terus menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung pencapaian target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) untuk Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini