Selain faktor internal, Whisnu mengingatkan bahwa PHE juga harus tanggap terhadap tantangan eksternal, mulai dari regulasi, dinamika pasar energi, hingga perkembangan teknologi.
“Pendekatannya adalah memahami kepentingan pihak eksternal, menyampaikan kepentingan perusahaan secara terbuka, dan mencari titik temu agar solusi yang dihasilkan bersifat win-win,” jelasnya.
Melalui berbagai strategi tersebut, PHE terus berupaya memperkuat posisinya sebagai penggerak utama industri hulu migas nasional, sekaligus mendukung ketahanan energi Indonesia di tengah perubahan dan tantangan global.***
Artikel Terkait
Jangkau Wilayah Perbatasan, Pertamina EP Bunyu Field dan PHE Nunukan Company Bawa Misi Generasi Sehat Bebas Stunting
Kemandirian Energi Nasional Diperkuat, PHE Fokus Kembangkan Bisnis CCS/CCUS
PHE Raih Enam Penghargaan di Ajang IDTI Awards 2025 Berkat Transformasi Digital
PHE Jalankan Asta Cita, Wujudkan Keberlanjutan Pasokan Energi yang Tangguh
Optimalisasi Operasi Migas, PHE ONWJ Sempurnakan Jalur Pipa Bawah Laut