Jaksa Mandiri Pangan: Sinergi Kejaksaan RI dan BULOG Dorong Swasembada Pangan Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:30 WIB
Program Jaksa Mandiri Pangan hasil sinergi Kejaksaan RI, BULOG, Kementan, dan Pupuk Indonesia dorong swasembada pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. BULOG)
Program Jaksa Mandiri Pangan hasil sinergi Kejaksaan RI, BULOG, Kementan, dan Pupuk Indonesia dorong swasembada pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. BULOG)

Baca Juga: ASDP Perkuat Peran sebagai Tulang Punggung Konektivitas Biak, Dukung Logistik Tuna dan Perekonomian Nelayan

"Modernisasi pertanian melalui alsintan juga akan memperkuat produktivitas petani sehingga ketahanan pangan kita semakin kokoh,” tegas Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.

Direktur Utama BULOG menuturkan bahwa pihaknya siap menyerap hasil panen untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas harga.

“Program Jaksa Mandiri Pangan adalah inisiatif luar biasa. Pemanfaatan lahan rampasan untuk pertanian bukan hanya kreatif, tapi juga strategis."

Baca Juga: Sinergi Pertamina dan Pindad Hadirkan Teknologi Ultrasonik Inspeksi Pipa Migas Pertama di Tanah Air

"BULOG siap menyerap seluruh hasil panen dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram."

"Hari ini, saya telah menugaskan Pimpinan Wilayah BULOG Jawa Barat untuk langsung menyerap hasil panen di lahan ini, dan ke depan seluruh lahan produktif lainnya juga akan kami tangani."

"Hal ini sangat positif bagi ketahanan pangan nasional,” ujar Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani.

Baca Juga: Nawa Majika: Masuk ke Dunia Imersif Baru di Museum Mandiri, Selfie Dijamin Hits!

Dari sisi pemerintah daerah, dukungan juga diberikan penuh. “Apa yang ditanam melalui program Jaksa Mandiri Pangan terbukti memberikan hasil yang melimpah."

"Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Program ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi lahan baru bagi terwujudnya swasembada pangan Indonesia,” ungkap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melalui video.

Program ini selaras dengan strategi pemerintah dalam membangun lumbung pangan nasional (food estate), memperluas areal tanam, meningkatkan hasil produksi, sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga: Tiga Hari Penyelenggaraan BNI wondrX 2025, Pengunjung Mencapai 80 Ribu Orang, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

Pemanfaatan barang rampasan menjadi lahan pertanian mampu menjawab kebutuhan pangan dalam negeri, mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak, hingga membuka peluang ekspor jika panen melimpah.

Kerja sama antara Kejaksaan RI, Kementerian Pertanian, BULOG, PT Pupuk Indonesia, pemerintah daerah, serta kelompok tani menjadi wujud komitmen nyata bahwa “Jaksa Mandiri Pangan, Swasembada Pangan Tercapai, Petani Sejahtera, Indonesia Maju.” ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini