Sejalan dengan strategi Pertamina NRE, CREC menargetkan penambahan kapasitas terpasang hingga 5 gigawatt (GW) dalam lima tahun, dengan capaian 1 GW pertama pada tahun ini.
Baca Juga: Anjungan Lepas Pantai OOA PHE ONWJ Resmi Berdiri di Utara Jawa Barat
Sinergi dengan Pertamina NRE membuka peluang investasi bersama di sektor energi terbarukan, baik di Filipina maupun Indonesia.
Capaian ini menegaskan komitmen Pertamina NRE dalam memperkuat kapasitas energi terbarukan sekaligus menjaga kinerja keuangan yang solid.
Dengan pijakan yang semakin kokoh, Pertamina NRE terus memperluas langkah menghadirkan energi bersih bagi dunia.
Baca Juga: Jaksa Mandiri Pangan: Sinergi Kejaksaan RI dan BULOG Dorong Swasembada Pangan Nasional
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, investasi Pertamina pada bisnis energi baru terbarukan menunjukan komitmen Pertamina Group dalam mendorong transisi energi, untuk mencapai target penurunan emisi karbondioksida.
Hal itu termasuk melalui perusahaan energi Filipina, dimana Pertamina akan meningkatkan kapabilitasnya di bidang energi hijau ini.
"Partisipasi Pertamina NRE di dunia energi baru terbarukan global ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme Pertamina NRE dalam mengembangkan industri energi ramah lingkungan di Tanah Air," jelas Fadjar.***
Artikel Terkait
Pertamina NRE dan LONGi Kolaborasi Bangun Fasilitas Manufaktur Panel Surya di Indonesia
Peran Serta Pertamina NRE di Proyek Ekosistem Baterai Listrik yang Diresmikan Presiden Prabowo
Percepatan Energi Bersih Global, Pertamina NRE dan Verso Energy Prancis Jalin Kerja Sama Strategis
Edukasi EBT, Pertamina NRE Ajak Generasi Muda Wujudkan Transisi Energi
Wujudkan Ketahanan Energi Nasional, Pertamina NRE Agresif Tingkatkan Kapasitas Energi Terbarukan di Semester I