PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 2.821 Keluarga Prasejahtera di Momen HUT ke-80 RI

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:00 WIB
Zahara, seorang penjahit asal Gampong Pande, Banda Aceh, kini bisa menjahit dan mengembangkan usahanya setelah mendapatkan sambungan listrik mandiri melalui program Light Up The Dream PLN.  (Dok. PLN)
Zahara, seorang penjahit asal Gampong Pande, Banda Aceh, kini bisa menjahit dan mengembangkan usahanya setelah mendapatkan sambungan listrik mandiri melalui program Light Up The Dream PLN. (Dok. PLN)

"Kita bersama-sama memastikan bahwa di Kemerdekaan Indonesia yang ke-80 seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Maluku Utara bisa benar-benar merdeka dari rasa gelap dan merdeka untuk menikmati fasilitas listrik, sehingga mereka bisa mendapatkan akses pendidikan dan pekerjaan."

Baca Juga: Tempat-tempat Penuh Pesona yang Bisa dikunjungi Sepanjang Sungai Barito

"Kami doakan yang terbaik kepada PLN untuk terus memastikan Indonesia menyala," ujar Sherly.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

PLN sebagai penopang utama ketenagalistrikan nasional memiliki tanggung jawab besar agar seluruh kalangan bisa mendapatkan akses tersebut.

Baca Juga: POCARI SWEAT Run Lombok 2025 Hadirkan 9.000 Pelari, Angkat Ekonomi dan Pariwisata NTB

"Kegiatan ini merupakan cerminan kepedulian dan solidaritas insan PLN. Melalui LUTD, PLN ingin semua keluarga di Indonesia dapat memanfaatkan listrik untuk kehidupan lebih baik," ucap Darmawan.

Hingga Agustus 2025, total 7.978 keluarga prasejahtera di 38 provinsi telah memperoleh sambungan listrik gratis melalui LUTD.

Ke depan, program ini akan terus dilanjutkan untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga: Penerbangan Perdana dengan Bioavtur Minyak Jelantah, Pertamina Dapat Dukungan Penuh Pemerintah

"Kami percaya bahwa akses terhadap listrik adalah pintu pembuka menuju kemajuan. Dengan hadirnya listrik, anak-anak bisa belajar, keluarga bisa lebih produktif, dan perekonomian serta kualitas hidup masyarakat juga meningkat," pungkas Darmawan. ***

 

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler