Krakatau Steel Siap Mendukung, Industri Baja Nasional Perlu Strategi “Total Defense” untuk Hadapi Gempuran Impor

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Krakatau Steel siap mendukung penguatan industri baja nasional untuk menghadapi gempuran impor yang semakin masif. (Dok. Krakatau Steel)
Krakatau Steel siap mendukung penguatan industri baja nasional untuk menghadapi gempuran impor yang semakin masif. (Dok. Krakatau Steel)

Kabar BUMN - Industri baja Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung pembangunan nasional.

Seiring meningkatnya kebutuhan baja untuk proyek infrastruktur, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan sektor manufaktur, pasar domestik diperkirakan akan tumbuh pesat.

Namun, di balik peluang besar itu, masih terdapat tantangan serius yang perlu diantisipasi.

Baca Juga: Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang Dimulai, Krakatau Steel Kirim Pipa Baja Anti Korosi

Untuk menjawab tantangan tersebut, para ahli menekankan pentingnya strategi perlindungan menyeluruh agar industri dalam negeri mampu berdiri kokoh sekaligus menopang kemandirian ekonomi nasional.

AS Terapkan Proteksi Menyeluruh

Amerika Serikat menjadi contoh nyata dalam memperkuat kemandirian industrinya.

Baca Juga: Kunjungan Wamen Fahri Hamzah ke Krakatau Steel, Dorong Sinergi Baja untuk Wujudkan Program 3 Juta Rumah Rakyat

Negeri itu memperluas cakupan Section 232 Trade Expansion Act of 1962 dengan menambahkan 407 subpos HS baru sejak Agustus 2025.

Kebijakan ini menetapkan tarif 50 persen tidak hanya pada baja dasar, tetapi juga produk turunan hingga barang jadi berbasis baja, seperti suku cadang otomotif, peralatan rumah tangga, dan komponen kelistrikan.

Langkah Washington menutup celah impor yang sebelumnya dimanfaatkan eksportir dengan mengalihkan produk baja ke barang hilir.

Baca Juga: Penguatan Infrastruktur Energi Lewat Sinergi Pertagas dan Krakatau Steel untuk Pipa BBM Cikampek – Plumpang

Saat itu, Presiden AS Donald Trump menyebut kebijakan ini sebagai strategi “Total Defense” untuk menjaga kemandirian industri baja domestik.

Indonesia Perlu Adopsi Strategi Serupa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini