Setelah sesi teori, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung, mulai dari latihan pemadaman api menggunakan fire blanket bersama tim HSSE, hingga simulasi penggunaan APAR Cair Sederhana yang dipandu mahasiswa.
Baca Juga: Semarakkan Kemerdekaan, PLN Enjiniring Resmikan SPKLU Tiang Pertama di Sumatra
Praktik ini memberikan pengalaman nyata bagi warga untuk mengendalikan api saat kondisi darurat.
Salah satu peserta, Surati, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya.
“Alhamdulillah acara hari ini berjalan dengan lancar.
Baca Juga: Satu Dekade BATIC, Ajang Kolaborasi Global yang Kian Mengakar di Asia Pasifik
"Kami warga desa Sangkima mendapatkan ilmu praktik pemadaman api dan ilmu membuat APAR cair dari bahan dapur rumah tangga yang dapat digunakan apabila terjadi kebakaran di skala rumah tangga.
"Semoga ke depannya, pelatihan seperti ini terus diadakan. Terima kasih kepada PEP Sangatta Field,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Sangkima, Muhammad Alwi, yang mengapresiasi kontribusi perusahaan.
Baca Juga: Candi Prambanan Tetap Buka di Hari Senin, Ini Bedanya Akses Reguler dan Spesial
“Dengan pelatihan ini, warga jadi tahu dan mampu.
"Tahu tentang teori penanganan api dan kebakaran, serta mampu melakukan tindakan jika terjadi kebakaran dalam kondisi darurat, sehingga potensi kebakaran di rumah tangga bisa diminimalisasi,” ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, PEP Sangatta Field berharap dapat menumbuhkan budaya tanggap bencana di masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman, sehingga risiko kebakaran di kawasan pemukiman dapat dicegah.***
Artikel Terkait
PEP Sangatta Field Hasilkan Minyak Tertinggi Sejak 18 Tahun Terakhir
PHSS, PEP Sangatta dan Sangasanga Field Kembali Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Migas Bagi Pemuda Lokal
Budidaya Lebah Kelulut, Kunci Sukses PEP Sangatta Field dalam Meraih PROPER Emas
PEP Sangatta Field Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanah Merah, Wujud Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Puncak Hari Lingkungan Hidup 2025, PEP Sangatta Field Tegaskan Gerakan “Hentikan Polusi Plastik”