Bastiong Ternate, Gerbang Maritim yang Dorong Ekonomi dan Wisata Maluku Utara

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Pelabuhan Bastiong Ternate jadi simpul strategis ekonomi dan wisata Maluku Utara, dengan layanan digital, akses mudah, dan peran vital bagi mobilitas. (Dok. ASDP)
Pelabuhan Bastiong Ternate jadi simpul strategis ekonomi dan wisata Maluku Utara, dengan layanan digital, akses mudah, dan peran vital bagi mobilitas. (Dok. ASDP)

Sejak Juli 2024, ASDP telah menerapkan sistem digitalisasi di Maluku Utara yang mencakup lintasan Bastiong - Sofifi, Bastiong - Rum Tidore, Bastiong - Sidangole, Bastiong - Bitung, serta Bastiong - Kayoa - Moti - Makian - Babang. Layanan ini dijalankan oleh KMP. Tuna, KMP. Maming, KMP. Baronang, KMP. Gorango, KMP.

Baca Juga: PT Timah Ringankan Beban Biaya Pengobatan Warga Pemali

Portlink VIII, dan KMP. Lompa. Kini, masyarakat dapat membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi Ferizy yang memungkinkan akses jadwal kapal dengan lebih mudah dari mana saja.

Selain sebagai fasilitas transportasi, Bastiong juga menjadi pintu masuk wisatawan untuk mengeksplorasi Ternate dan sekitarnya.

Dari pelabuhan ini, pengunjung bisa dengan mudah menuju destinasi populer seperti Benteng Kalamata, Pantai Falajawa, Danau Tolire, Gunung Gamalama, hingga pulau-pulau menawan di sekitarnya, termasuk Tidore, Maitara, dan Halmahera.

Baca Juga: Bangun Sinergi Lewat Olahraga, BULOG Ajak Rekan Media Main Bola Bareng

Dengan demikian, Bastiong mempermudah perjalanan wisata yang lebih terhubung dan efisien.

Berdasarkan data ASDP, sepanjang Januari–Juli 2025 tercatat 336.330 penumpang dan 124.747 unit kendaraan menyeberang melalui Bastiong.

Jumlah ini mencakup 71.164 sepeda motor, 28.991 mobil, 24.521 truk, dan 71 bus. Angka tersebut menegaskan tingginya peran Bastiong sebagai simpul transportasi sekaligus jalur distribusi logistik penting di Maluku Utara.

Baca Juga: Keindahan Batu Sindu Menghipnotis, Tapi Ada Nama yang Tak Boleh Diucap

Pelabuhan Bastiong melayani sejumlah lintasan utama seperti Ternate–Tidore, Ternate–Sofifi, dan Ternate–Halmahera. Rute-rute ini menjadi tulang punggung mobilitas harian masyarakat sekaligus memperlancar arus perdagangan antarwilayah.

Dengan intensitas kegiatan yang terus meningkat, Bastiong semakin mempertegas perannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional.

“Pelabuhan Bastiong bukan hanya sekadar pelabuhan di tengah kota, tetapi juga menjadi etalase ekonomi dan pariwisata Ternate."

Baca Juga: Sentuhan Nelson Ferreira, Borobudur, Prambanan, dan Sewu Hidup dalam Pendar PlatiGleam

"Ke depan, ASDP akan terus meningkatkan fasilitas serta mengedepankan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Kami ingin Bastiong semakin berdaya sebagai simpul maritim modern yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ujar Shelvy. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini